Pengasuh Ponpes Misbahul Islam beri Restu Aushaf Fajr Jadi Bupati Nganjuk

 NGANJUKIfaktual.com  – Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Misbahul Islam, KH Mansur Hamid memberikan doa restu kepada Aushaf Fajr untuk maju sebagai Calon Bupati Nganjuk pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Bulan November mendatang.

Dengan ditemani Istri dan timnya, Aushaf Fajr mengunjungi kediaman KH Mansur Hamid di Desa Sekarputih Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk, pada Jum’at (24/5/2024).

Dalam kesempatan ini, Aushaf Fajr mendapat do’a dan nasehat dari KH. Mansur Hamid.

“Alhamdulillah positif, (Aushaf Fajr) Maju Pilkada 2024.” Ujar KH. Mansur Hamid Kepada Awak Media,

KH. Mansur Hamid menyampaikan kepada Aushaf Fajr bahwa bentuk usaha tidak hanya menggunakan Pikiran, tenaga dan materi, melainkan doa restu para alim ulama merupakan bentuk usaha lahir dan batin.

“Saya berharap mas Aushaf bisa jadi Khoirunnas Anfa’uhum Linnas atau Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat untuk orang lain.” Kata KH. Mansur Hamid.

Selain itu, KH. Mansur Hamid juga menyampaikan bahwa tradisi Nahdliyin tidak lepas dari bertawasul kepada para waliyullah agar mendapatkan berkah. terlebih di Nganjuk terdapat sejumlah makam wali diantranya Syekh Sulukhi, Kanjeng Djimad, Syekh Malik Al Athos, KH Zainuddin Mojosari, KH. Chayatuddin Rozi, Dll. Sehingga Aushaf Fajr dapat berziarah ke sejumlah makam para wali tersebut seraya memohon kepada Allah SWT agar dipermudah dalam mencapai tujuan mulianya menjadi Bupati Nganjuk.

“Masyarakat Nahdliyin setiap ada kegiatan tidak lepas dari Tabarukan kepada ulama yang sudah mendahului sowan kepada sang khaliq” Kata KH. Mansur Hamid, yang merupakan putra dari Ulama terkemuka Nganjuk, Almarhum KH. Abu Hakim Abdurrahman

KH. Mansur Hamid juga mengingatkan kepada Aushaf Fajr, apabila nantinya dipilih oleh rakyat menjadi Bupati Nganjuk, agar memperhatikan fakir miskin dan orang terlantar. Pasalnya perhatian kepada mereka justru dilakukan oleh sejumlah komunitas, seperti kalangan pesantren.

Program lainnya yang saat ini diperlukan menurut pandangan KH. Mansur Hamid adalah perhatian kepada pesantren dan Madrasah Diniyah.

“Guru-guru Ngaji mungkin bisa diberikan Apresiasi. Mereka mengamalkan ilmunya itu Ikhlas tidak ada harapan lain kecuali mendapatkan ridho Allah Subhanallah Watala” Harap KH. Mansur Hamid.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *