TNI  

Sisrendal Binter Kodim 0810/Nganjuk Menciptakan TNI AD yang profesioanl, Responsif, Integratif, Modern dan Adaftif

Nganjuk – Kodim 0810/Nganjuk menggelar kegiatan system perencanaan dan pengendalian pembinaan teritorial ( Sisrendal ) Binter yang berlangsung di Aula Makodim 0810/Nganjuk Jalan Panglima Sudirman No 11 Kelurahan Mangundikaran Kecamatan/Kabupaten Nganjuk. Senin (13/05/2024).

Kegiatan yang mengambil tema ‘Menyelaraskan Sisrendal Binter dengan Program Pemerintah Daerah guna Menciptakan TNI AD yang profesioanl, Responsif, Integratif, Modern dan Adaftif

Kegiatan tersebut di buka oleh Kepala Staf Kodim 0810/Nganjuk Mayor Cpl Moch Zainul Arifin dan diikuti oleh Perwakilan Danramil, Perwira Staf dan Bati Tuud Jajaran Koramil.

Dalam sambutannya, Mayor Cpl Moch Zainul Arifin menyampaikan, bahwa TNI AD sebagai alat pertahanan negara memiliki kewajiban untuk melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan darat melalui Pembinaan Teritorial sesuai dengan Doktrin Kartika Eka Paksi.

“Pada hakikatnya pertahanan semesta merupakan suatu sistem pertahanan yang melibatkan seluruh warga negara yang disusun sesuai peran dan fungsinya, untuk mencapai tujuan nasional”, ujarnya saat memberikan arahannya.

Mayor Cpl Moch Zainul Arifin menambahkan dengan melibatkan seluruh warga negara, wilayah dan sumber daya nasional lainnya yang dipersiapkan secara dini dan diselenggarakan secara total, terpadu, terarah serta berlanjut, diharaapkan dapat menegakkan kedaulatan negara, keutuhan wilayah maupun keselamatan seluruh rakyat Indonesia dari segala ancaman.

“Dalam upaya menyiapkan potensi nasional menjadi kekuatan pertahanan, diperlukan sinergitas antara Satuan Komando Kewilayahan dengan Pemerintah Daerah, sehingga aspek pertahanan dan aspek yang lain selaras dan sesuai kepentingan Pemerintah Daerah”, ucapnya

“Secara garis besar, kegiatan ini dapat berdampak positif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat maupun kepentingan pertahanan negara aspek darat”, tandasnya.

“Mudah-mudahan ini dapat digunakan sebagai acuan dan bahan pertimbangan maupun disarankan kepada Pemerintah Daerah melalui forum rapat koordinasi untuk pengembangan daerah”, pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *