Nganjuk – Komandan Kodim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T. mengikuti kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan bersama Presiden Republik Indonesia yang dilaksanakan secara video conference (vicon) di Pendopo Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk, Rabu (7/1/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari panen raya serentak nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden RI sebagai wujud komitmen pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional. Di Kabupaten Nganjuk, kegiatan diikuti sekitar 150 peserta yang terdiri dari unsur Forkopimda, TNI-Polri, OPD terkait, kepala desa, penyuluh pertanian, serta kelompok tani.
Dalam kegiatan tersebut, Dandim 0810/Nganjuk menegaskan bahwa TNI AD melalui Kodim 0810/Nganjuk berkomitmen penuh mendukung program ketahanan pangan, khususnya melalui pendampingan Babinsa di wilayah desa binaan.
“Kodim 0810/Nganjuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan petani. Kehadiran Babinsa di lapangan bertujuan membantu, mendampingi dan memastikan program pertanian berjalan optimal demi terwujudnya swasembada pangan,” tegas Letkol Taufan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk menyampaikan bahwa selama tahun 2025 Kabupaten Nganjuk mampu mengelola lahan pertanian sekitar 90.000 hektare dengan hasil panen rata-rata 8 hingga 9 ton per hektare, serta terjadi peningkatan produksi jagung, kedelai dan bawang merah.
Kegiatan juga dirangkai dengan tasyakuran swasembada pangan, penyerahan bantuan sosial dari Baznas kepada anak yatim piatu, serta penyerahan bantuan pestisida kepada perwakilan kelompok tani sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap sektor pertanian.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga stabilitas pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Nganjuk.










