Nganjuk – Menjelang musim panen yang semakin dekat, Babinsa Desa Jintel, Sertu Heruddin, melaksanakan kerja bakti bersama warga dan anggota kelompok tani untuk melakukan pengurukan jalan sawah yang becek dan berlubang di wilayah Desa Jintel, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Rabu (25/02/2026).
Kegiatan kerja bakti tersebut difokuskan pada akses utama menuju area persawahan yang selama ini menjadi jalur vital keluar masuk para petani, baik untuk mengangkut pupuk, bibit, maupun hasil panen. Akibat curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir, kondisi jalan menjadi berlumpur dan dipenuhi lubang, sehingga sulit dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kondisi tersebut dikhawatirkan akan menghambat proses pengangkutan gabah saat musim panen tiba. Selain berpotensi memperlambat distribusi hasil pertanian, jalan yang rusak juga dapat membahayakan keselamatan para petani.
Melihat kondisi tersebut, Babinsa bersama warga dan kelompok tani berinisiatif melaksanakan pengurukan jalan secara gotong royong. Dengan menggunakan alat sederhana seperti cangkul, sekop, dan gerobak dorong, mereka menutup lubang-lubang di sepanjang jalan dengan material tanah urug dan batu agar permukaan jalan menjadi lebih rata dan kokoh.
Sertu Heruddin menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian serta tanggung jawab bersama dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah binaan.
“Menjelang musim panen, akses jalan menuju sawah harus kita pastikan dalam kondisi baik. Kalau jalannya becek dan berlubang tentu akan menyulitkan petani saat mengangkut hasil panen, bahkan bisa membahayakan keselamatan. Karena itu kami bersama warga dan kelompok tani sepakat untuk melaksanakan pengurukan secara gotong royong,” ujar Sertu Heruddin.
Ia menegaskan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat bukan hanya sebatas menjalankan tugas pembinaan wilayah, tetapi juga membantu mengatasi berbagai kesulitan warga, khususnya dalam sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian desa.
“Kami akan selalu hadir dan siap membantu setiap permasalahan di wilayah binaan. Dengan kebersamaan dan gotong royong, pekerjaan seberat apa pun akan terasa ringan dan cepat selesai,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Desa Jintel, Sdr. Suhadi, menyampaikan apresiasi atas peran aktif Babinsa yang selama ini konsisten mendampingi para petani, mulai dari masa tanam hingga menjelang panen.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Babinsa yang selalu peduli dengan kondisi petani. Jalan ini merupakan akses utama menuju sawah. Dengan adanya pengurukan ini, kami merasa lebih tenang dan tidak khawatir lagi saat musim panen nanti,” ungkap Sdr. Suhadi.
Semangat kebersamaan dan gotong royong tampak jelas dari antusiasme warga yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka menyadari bahwa perbaikan jalan pertanian bukan hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi untuk kepentingan bersama demi kelancaran aktivitas pertanian di desa.
Dengan diperbaikinya akses jalan pertanian ini, diharapkan proses panen dan distribusi hasil pertanian dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Selain itu, kegiatan ini juga semakin mempererat sinergitas antara Babinsa, kelompok tani, serta seluruh masyarakat Desa Jintel dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Melalui kerja bakti ini, kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali terwujud dalam aksi nyata di lapangan, sekaligus menjadi bukti bahwa kebersamaan adalah kunci utama dalam menghadapi setiap tantangan di tengah masyarakat.












