Nganjuk – Dalam rangka mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, Babinsa Desa Mabung, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk, Serma Basuki Rahmat, anggota Koramil 0810/08 Baron, melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada para peternak di Dusun Jeruk Kidul, Desa Mabung, Minggu (22/02/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kesehatan hewan ternak yang menjadi salah satu sumber penghasilan utama masyarakat desa. Dalam kesempatan itu, Serma Basuki Rahmat turun langsung ke kandang-kandang warga untuk memberikan pemahaman tentang bahaya PMK serta langkah-langkah pencegahannya.
“Kami memberikan edukasi kepada peternak agar selalu menjaga kebersihan kandang dan kesehatan ternak mereka. Kebersihan kandang adalah faktor utama dalam mencegah penyebaran PMK,” ujar Serma Basuki Rahmat di sela kegiatan.
Ia menekankan bahwa kandang yang bersih dan terawat dapat meminimalisir risiko penularan penyakit antar ternak. Selain itu, Babinsa juga mengingatkan peternak untuk selalu memperhatikan kondisi fisik hewan, terutama apabila ditemukan gejala seperti luka atau lepuh di bagian mulut dan kuku, ternak tampak lemas, atau nafsu makan menurun.
“Peternak harus waspada terhadap gejala seperti luka di mulut dan kuku ternak. Jika ditemukan tanda-tanda tersebut, segera laporkan kepada pihak terkait agar dapat segera ditangani,” tegasnya.
Kegiatan sosialisasi ini juga dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Peternakan serta tenaga kesehatan hewan dari Puskeswan yang membawahi wilayah Kecamatan Baron dan Tanjunganom. Kehadiran tenaga medis hewan di lapangan semakin memperkuat upaya pencegahan dan penanganan PMK secara terpadu.
Ibu Ita, selaku dokter hewan yang bertugas di Puskeswan setempat, menyampaikan bahwa peran Babinsa sangat membantu dalam menjembatani komunikasi antara peternak dan instansi terkait.
“Kami berupaya memberikan edukasi yang tepat dan mudah dipahami oleh para peternak. Peran Babinsa sangat penting dalam mendukung kesehatan hewan ternak di wilayah binaannya,” ujarnya.
Selain edukasi tentang kebersihan kandang, para peternak juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya vaksinasi rutin, pemberian pakan berkualitas, serta pembatasan keluar-masuk ternak dari luar daerah guna menghindari potensi penularan penyakit.
Para peternak menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka merasa terbantu dengan adanya sosialisasi langsung di lapangan. Salah satu pemilik ternak menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan.
“Kami sangat terbantu dengan informasi dari Pak Babinsa dan tim. Ini penting untuk menjaga ternak kami tetap sehat dan tidak terserang PMK,” ungkapnya.
Serma Basuki Rahmat berharap melalui kegiatan ini, kesadaran peternak terhadap pentingnya kesehatan hewan semakin meningkat. Menurutnya, kesehatan ternak yang terjaga akan berdampak langsung pada produktivitas serta kesejahteraan ekonomi masyarakat.
“Kami berharap, dengan adanya sosialisasi ini, peternak semakin peduli terhadap kesehatan ternaknya. Jika ternak sehat, hasilnya juga maksimal dan kesejahteraan masyarakat pun meningkat,” pungkasnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial Koramil 0810/08 Baron dalam mendukung program pemerintah di bidang peternakan serta menjaga stabilitas ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Nganjuk. Melalui sinergi antara TNI, dinas terkait, dan masyarakat, diharapkan penyebaran PMK dapat ditekan dan kondisi wilayah tetap aman serta kondusif.












