Berita  

BABINSA KORAMIL 0810/18 NGETOS BERSAMA KELOMPOK TANI CEK SALURAN IRIGASI RUSAK, DUKUNG KETAHANAN PANGAN DI DESA KLODAN

Nganjuk – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah binaan, Babinsa Koramil 0810/18 Ngetos bersama Kelompok Tani “Tani Asih” melaksanakan pengecekan saluran irigasi yang mengalami kerusakan di Desa Klodan, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk.

Saluran irigasi memiliki peranan yang sangat vital sebagai penghubung antara sumber air dengan lahan pertanian atau persawahan. Ketersediaan air yang cukup dan lancar menjadi faktor utama dalam menentukan keberhasilan budidaya tanaman, khususnya padi sawah. Tanpa sistem irigasi yang baik, para petani akan kesulitan mengolah lahan, bahkan berisiko mengalami gagal panen.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa turun langsung ke lokasi bersama para petani untuk meninjau kondisi saluran yang mengalami kerusakan akibat erosi dan sedimentasi. Beberapa titik terlihat mengalami penyempitan aliran dan pengikisan dinding tanah, sehingga berpotensi menghambat distribusi air menuju petak-petak sawah warga.

Dengan penuh semangat kebersamaan, Babinsa dan anggota kelompok tani menyusuri aliran irigasi, berdiskusi mengenai langkah perbaikan yang akan dilakukan. Suasana akrab dan penuh kekeluargaan terlihat jelas di sela-sela kegiatan, mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terus terjalin erat di wilayah Kecamatan Ngetos.

Danramil 0810/18 Ngetos, Kapten Inf Kustono, dalam keterangannya menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pengecekan saluran irigasi merupakan bentuk kepedulian TNI AD terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.

“Saluran irigasi adalah urat nadi pertanian. Jika aliran air lancar, maka proses tanam hingga panen dapat berjalan optimal. Kami akan terus mendorong Babinsa untuk aktif membantu dan mendampingi petani dalam setiap permasalahan di lapangan,” ujar Kapten Inf Kustono.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara TNI dan kelompok tani sangat penting dalam menjaga keberlangsungan sektor pertanian sebagai salah satu pilar ketahanan pangan nasional.

“Melalui kebersamaan dan gotong royong, setiap kendala di lapangan dapat kita atasi bersama. Kami berharap masyarakat turut menjaga dan merawat saluran irigasi agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” tambahnya.

Dengan adanya pengecekan dan rencana perbaikan saluran irigasi tersebut, diharapkan distribusi air ke lahan pertanian di Desa Klodan dapat kembali normal. Upaya ini menjadi bukti nyata komitmen TNI AD melalui aparat kewilayahan dalam mendukung peningkatan hasil pertanian serta mendorong kesejahteraan petani di wilayah Kabupaten Nganjuk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *