Berita  

BABINSA KORAMIL 0810/20 NGLUYU BANTU PERONTOKAN PANEN JAGUNG, WUJUD NYATA DUKUNG KETAHANAN PANGAN

Ngluyu – Wujud kepedulian dan komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan oleh aparat kewilayahan. Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 0810/20 Ngluyu, Serma Kusminto, yang turun langsung membantu proses perontokan jagung milik Bapak Sumijo (56), anggota Poktanhut Sendang Soko, di Desa Bajang, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (21/02/2026).

Kegiatan pendampingan tersebut merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab Babinsa dalam membina wilayah serta mendukung para petani sebagai pelaku utama sektor pertanian. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani tidak hanya memberikan semangat dan motivasi, tetapi juga menjadi bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Dalam proses perontokan jagung, Serma Kusminto tampak aktif membantu sejak awal hingga selesai. Ia bersama petani melakukan pemisahan biji jagung dari tongkolnya dengan penuh semangat dan kebersamaan. Menurutnya, pendampingan ini penting dilakukan agar Babinsa mengetahui secara langsung kondisi pertanian di wilayah binaan, mulai dari masa tanam, perawatan, hingga masa panen dan pascapanen.

“Kami sebagai Babinsa berkewajiban mendampingi dan membantu para petani. Dengan turun langsung ke lapangan, kami dapat memahami kendala yang dihadapi serta memberikan motivasi agar petani semakin semangat dalam meningkatkan hasil pertanian,” ujarnya.

Perontokan jagung merupakan tahapan penting dalam proses panen. Jika dilakukan dengan cara dan waktu yang tepat, kualitas hasil panen dapat terjaga dan produktivitas meningkat. Melalui kegiatan ini, Babinsa juga dapat mengetahui tata cara perontokan yang benar sehingga dapat memberikan edukasi sederhana kepada petani lain apabila dibutuhkan.

Bapak Sumijo selaku pemilik lahan mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. Ia menyampaikan bahwa dukungan dari TNI memberikan semangat tersendiri bagi para petani, terlebih di tengah tantangan cuaca dan harga hasil pertanian yang tidak menentu.

“Kami merasa senang dan terbantu. Kehadiran Pak Babinsa menambah semangat kami dalam bekerja. Semoga hasil panen tahun ini bisa maksimal,” ungkapnya.

Pendampingan pertanian yang dilakukan Babinsa ini diharapkan mampu mempererat hubungan silaturahmi dan komunikasi antara TNI dan masyarakat. Dengan terjalinnya hubungan yang harmonis, diharapkan para petani semakin termotivasi untuk meningkatkan hasil produksi pertanian guna mewujudkan swasembada pangan dan ketahanan pangan nasional.

Melalui peran aktif Babinsa di wilayah binaan, TNI terus berkomitmen menjadi garda terdepan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian. Semangat gotong royong dan kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama dalam membangun desa serta menjaga ketahanan pangan demi kemajuan bangsa dan negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *