Berita  

BABINSA MOJO DHUWUR MONITORING HARGA GABAH, PASTIKAN PETANI DAPAT HARGA LAYAK

Nganjuk – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional serta menjaga stabilitas harga hasil panen petani, Babinsa Desa Mojo Dhuwur, Serda Catur Eko, anggota Koramil 0810/18 Ngetos, melaksanakan kegiatan pemantauan penjualan dan harga padi di wilayah binaannya.

Kegiatan tersebut dilakukan dengan turun langsung ke lokasi penggilingan dan tempat penampungan gabah yang berada di Desa Mojo Dhuwur. Dengan mengenakan seragam dinas lapangan, Serda Catur Eko memantau tumpukan karung gabah yang siap didistribusikan serta berdialog langsung dengan para petani dan pengepul untuk memastikan harga jual padi sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan tidak merugikan petani.

Pemantauan ini merupakan bentuk kepedulian TNI, khususnya aparat teritorial, terhadap kesejahteraan petani sebagai ujung tombak ketahanan pangan. Babinsa memastikan bahwa proses transaksi berjalan transparan, harga tetap stabil, serta tidak terjadi praktik permainan harga oleh oknum yang dapat merugikan masyarakat.

Serda Catur Eko menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial Babinsa dalam mendukung program pemerintah di sektor pertanian.

“Kami hadir untuk memastikan harga gabah di tingkat petani tetap sesuai standar dan tidak merugikan. Selain itu, kami juga menyerap aspirasi petani terkait kendala yang dihadapi selama masa panen maupun distribusi,” ujarnya di sela kegiatan.

Selain melakukan pengecekan harga, Babinsa juga melaksanakan komunikasi sosial (komsos) dengan para petani, pengepul, serta perangkat desa. Melalui dialog tersebut, diperoleh informasi mengenai perkembangan harga di tingkat petani dan tengkulak, sekaligus memantau kelancaran distribusi gabah ke penggilingan.

Dari hasil pemantauan di lapangan, situasi penjualan padi di wilayah Desa Mojo Dhuwur terpantau aman dan lancar. Harga relatif stabil dan proses distribusi berjalan dengan baik tanpa hambatan yang berarti. Hal ini menunjukkan sinergitas yang baik antara petani, pengepul, dan aparat kewilayahan dalam menjaga stabilitas pangan.

Danramil 0810/18 Ngetos secara terpisah mengapresiasi langkah proaktif Babinsa dalam melakukan monitoring harga gabah. Ia menegaskan bahwa Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan memastikan kesejahteraan petani tetap terjaga.

“Kegiatan ini merupakan implementasi perintah komando atas agar seluruh Babinsa aktif melakukan pendampingan dan pengawasan di sektor pertanian. Dengan demikian, stabilitas wilayah tetap terjaga dan ketahanan pangan nasional semakin kuat,” tegasnya.

Melalui kegiatan monitoring secara berkala ini, diharapkan para petani di Desa Mojo Dhuwur dapat memperoleh harga jual yang layak, terhindar dari praktik yang merugikan, serta semakin termotivasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung kesejahteraan dan kemandirian pangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *