Nganjuk – Dalam rangka menyempurnakan pembangunan infrastruktur demi menunjang kesejahteraan masyarakat, Babinsa Desa Bagor Wetan Koramil 0810/16 Sukomoro, Serka Heru S., mulai melaksanakan kegiatan pengecatan papan jembatan pada Pembangunan Jembatan Cable Statis Perintis Garuda Tahap II yang berada di wilayah teritorial Kodim 0810/Nganjuk, Senin (…).
Kegiatan pengecatan ini merupakan bagian dari tahapan akhir pembangunan jembatan yang melintasi Sungai Anak Widas, yang menghubungkan Dusun Ngronggo, Desa Bagor Wetan, Kecamatan Sukomoro dengan Dusun Kentingan, Desa Puhkerep, Kecamatan Rejoso. Jembatan tersebut menjadi akses vital bagi masyarakat setempat dalam menunjang aktivitas pendidikan, sosial, pertanian, dan perekonomian warga.
Serka Heru S. menjelaskan bahwa pengecatan papan jembatan dilakukan untuk menjaga kualitas material agar lebih awet serta memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat yang melintas. Selain itu, pengecatan juga bertujuan untuk menambah nilai estetika jembatan sehingga terlihat rapi dan layak digunakan dalam jangka panjang.
“Pengecatan ini merupakan bentuk penyempurnaan agar jembatan tidak hanya kuat secara konstruksi, tetapi juga tahan terhadap cuaca dan aman saat digunakan masyarakat,” ujar Serka Heru S. di sela-sela kegiatan.
Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan secara gotong royong bersama warga sekitar, yang dengan penuh semangat turut membantu proses pengecatan. Hal ini mencerminkan kuatnya kemitraan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan.
Sementara itu, Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan memberikan apresiasi atas peran aktif Babinsa dan partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan jembatan tersebut.
“Pembangunan Jembatan Cable Statis Perintis Garuda ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya dalam penyediaan akses penghubung antarwilayah. Kami berharap jembatan ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan dijaga bersama demi kepentingan jangka panjang,” tegas Letkol Arh M. Taufan.
Lebih lanjut Dandim menyampaikan bahwa keberadaan jembatan ini diharapkan mampu meningkatkan mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendukung kegiatan pendidikan dan sosial masyarakat di kedua wilayah yang terhubung.
Dengan rampungnya Tahap II pembangunan jembatan ini, Kodim 0810/Nganjuk menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan-kegiatan teritorial yang bersifat membangun, solutif, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.












