Nganjuk – Upaya peningkatan infrastruktur demi kelancaran aktivitas masyarakat terus dilakukan. Pada Jum’at, 10 April 2026 mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, Babinsa bersama Komandan Koramil 0810/05 Sawahan, melaksanakan peninjauan langsung lokasi rencana pembangunan Jembatan Garuda yang menjadi penghubung antara Dusun Bareng dan Dusun Makuto desa Bareng.
Kegiatan peninjauan ini dipimpin oleh Komandan Koramil 0810/05 Sawahan Kapten Inf Muhtar Isnainj serta melibatkan Babinsa setempat, yakni Serda Risa Hertanto.
Turut hadir pula perangkat wilayah dan tokoh masyarakat, di antaranya Kepala Desa Bareng Bapak Ilham Nova Widiatmoko S. Kep, serta Kamituwo Dusun Bareng Bapak Toha Nur Asofa.
Lokasi jembatan berada di Dusun Bareng RT 02/RW 02 Desa Bareng yang mengarah ke Dusun Makuto.
Jembatan ini direncanakan sebagai akses vital yang menghubungkan atar dua Dusun, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 120 kepala keluarga dari Dusun Bareng serta warga satu dusun Makuto.
Dari hasil peninjauan, kondisi lokasi dinilai cukup strategis akan tetapi akses material agak sulit di lawati karna kondisi jalan yg cukup terjal karena di medan pegunungan. Adapun dimensi jembatan yang diajukan memiliki panjang 10 m, lebar 2,5 m, dan tinggi 2,5 m.
Sementara itu, tinggi muka air saat normal mencapai 0,5 m dan dapat meningkat hingga 1 m saat banjir, sehingga pembangunan jembatan dinilai sangat di butuhkan masyarakat untuk keamanan dan kelancaran mobilitas warga.
Kehadiran TNI melalui Babinsa dan jajaran teritorial dalam kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa.
Diharapkan, pengajuan pembangunan Jembatan Garuda ini dapat segera terealisasi sehingga mampu meningkatkan perekonomian serta memperlancar akses antar wilayah bagi masyarakat setempat.













