Berita  

Babinsa Koramil 0810/02 Bagor Dukung Program PSN, Tekan Penyebaran DBD di Desa Banaran Wetan

Nganjuk – Dalam upaya mendukung program kesehatan masyarakat serta menekan penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Babinsa Banaran Wetan Koramil 0810/02 Bagor, Serma Aziz, melaksanakan pendampingan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) bersama Bidan Desa dan kader kesehatan di Desa Banaran Wetan, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk.

Kegiatan ini merupakan langkah preventif yang dilakukan secara terpadu guna mengantisipasi berkembangnya nyamuk Aedes aegypti sebagai penyebab utama penyakit DBD. Peran aktif Babinsa dalam kegiatan tersebut menjadi wujud nyata dukungan TNI AD terhadap program pemerintah di bidang kesehatan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Serma Aziz bersama tenaga kesehatan melakukan pemantauan langsung ke lingkungan warga, sekaligus memberikan edukasi terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya pencegahan penyakit DBD.

Pada kesempatan tersebut, Babinsa juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar, khususnya dengan menerapkan gerakan PSN 3M, yaitu menguras tempat penampungan air secara rutin, menutup rapat wadah penampungan air, serta memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

“Pencegahan DBD tidak hanya mengandalkan fogging, tetapi yang paling efektif adalah melalui PSN dengan langkah 3M. Kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam memutus rantai penyebaran nyamuk,” ujar Serma Aziz.

Selain itu, ia juga menyampaikan beberapa langkah pencegahan tambahan yang dapat dilakukan masyarakat, seperti memelihara ikan pemakan jentik nyamuk, menggunakan obat anti-nyamuk, memasang kawat kasa pada ventilasi rumah, menghindari kebiasaan menggantung pakaian, serta menaburkan bubuk larvasida pada tempat-tempat penampungan air.

Serma Aziz menegaskan bahwa selama ini masih banyak masyarakat yang menganggap fogging sebagai satu-satunya solusi dalam pemberantasan DBD. Padahal, metode PSN merupakan langkah paling efektif dalam mencegah berkembangnya jentik nyamuk sejak dini.

Kegiatan ini mendapat respon positif dari masyarakat yang turut berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Sinergi antara Babinsa, tenaga kesehatan, dan warga diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan bebas dari ancaman penyakit.

Melalui kegiatan pendampingan PSN ini, diharapkan angka penyebaran DBD di wilayah Desa Banaran Wetan dapat ditekan secara signifikan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *