Nganjuk – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat sinergitas lintas sektor di wilayah binaan, Babinsa Desa Kedungsuko Koramil 0810/16 Sukomoro Kodim 0810/Nganjuk, Pelda Syaiful L, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bersama Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) di Desa Kedungsuko, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (30/05/2026).
Kegiatan komunikasi sosial tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang rutin dilaksanakan Babinsa guna menjalin koordinasi dan kerja sama yang baik dengan seluruh komponen masyarakat, termasuk para penyuluh pertanian yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
Dalam pertemuan tersebut, Babinsa dan PPL membahas berbagai hal terkait perkembangan pertanian di wilayah Desa Kedungsuko, mulai dari kondisi tanaman padi yang sedang memasuki masa pertumbuhan, ketersediaan pupuk dan sarana produksi pertanian, hingga langkah-langkah antisipasi terhadap potensi gangguan hama dan perubahan cuaca yang dapat mempengaruhi hasil panen petani.
Pelda Syaiful L menyampaikan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu sektor penting yang menjadi penopang ketahanan pangan nasional. Oleh karena itu, diperlukan sinergi yang kuat antara Babinsa, PPL, pemerintah desa, kelompok tani, serta seluruh stakeholder terkait agar setiap permasalahan yang dihadapi petani dapat segera diatasi.
“Sebagai aparat kewilayahan, Babinsa memiliki tanggung jawab untuk selalu hadir di tengah masyarakat, termasuk mendampingi dan membantu para petani. Melalui komunikasi yang baik dengan PPL, kami dapat mengetahui secara langsung kondisi pertanian di lapangan sekaligus mencari solusi terhadap berbagai kendala yang dihadapi petani,” ujar Pelda Syaiful L.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa koordinasi yang berkelanjutan antara Babinsa dan PPL sangat diperlukan guna mendukung keberhasilan program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat tani.
Sementara itu, pihak PPL menyampaikan apresiasi atas dukungan dan keterlibatan aktif Babinsa dalam setiap kegiatan pertanian di wilayah binaan. Menurutnya, kehadiran Babinsa memberikan motivasi tersendiri bagi para petani untuk terus meningkatkan produktivitas lahan pertanian mereka.
Melalui komunikasi sosial yang rutin dilakukan, diharapkan hubungan kerja sama antara Babinsa dan PPL semakin solid sehingga mampu memberikan pendampingan yang optimal kepada petani, mulai dari proses pengolahan lahan, masa tanam, perawatan tanaman hingga masa panen.
Di tempat terpisah, Komandan Kodim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan menegaskan bahwa TNI AD melalui para Babinsa akan terus berkomitmen mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.
“Babinsa harus mampu menjadi penggerak dan motivator di wilayah binaannya. Sinergi dengan penyuluh pertanian, kelompok tani, dan pemerintah daerah merupakan langkah strategis untuk memastikan program ketahanan pangan berjalan dengan baik. Kehadiran Babinsa di tengah petani diharapkan mampu memberikan semangat serta membantu mencarikan solusi terhadap berbagai kendala yang dihadapi masyarakat,” tegas Dandim 0810/Nganjuk.
Dengan adanya kegiatan komunikasi sosial ini, diharapkan terjalin koordinasi yang semakin erat antara Babinsa dan PPL sehingga dapat mendukung peningkatan hasil pertanian, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah Kecamatan Sukomoro dan Kabupaten Nganjuk pada umumnya.













