Berita  

54 HEKTARE LAHAN DISIAPKAN, KOREM 081/DSJ SURVEI CALON LOKASI YON TP TAHAP V DI SAMBIKEREP

NGANJUK – Langkah persiapan pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) Tahap V terus dimatangkan. Bertempat di Bumi Perkemahan Desa Sambikerep, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, dilaksanakan survei dan pengecekan langsung terhadap lokasi yang direncanakan menjadi kawasan pembangunan satuan tersebut.

Kegiatan survei dilaksanakan oleh Kasi Log Korem 081/Dsj Mayor Arm Timbul Moedjihartoyo, didampingi Kasdim 0810/Nganjuk Mayor Cpl Ali Imron, serta unsur Kodim 0810/Nganjuk dan Koramil 0810/15 Rejoso. Survei tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan lahan sebelum tahapan pembangunan Yon TP Tahap V memasuki proses lebih lanjut.

Kedatangan rombongan Korem 081/Dsj sekitar pukul 11.45 WIB disambut oleh Pasi Log Kodim 0810/Nganjuk Kapten Inf Suyanto dan Danramil 0810/15 Rejoso Kapten Arm Winarto beserta anggota.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Peltu Nuryanto (Bati Bakti TNI Korem 081/Dsj), Sertu Ari (anggota Penrem 081/Dsj), Kopda Andri (driver Korem 081/Dsj), serta sejumlah personel Kodim 0810/Nganjuk dan Koramil 0810/15 Rejoso. Dari unsur pemerintahan kewilayahan, turut hadir Bayan Desa Sambikerep Dariyanto dan Kasun Dusun Kedungpingit Sugeng Prianto.

Meninjau Lahan Seluas 54 Hektare

Memasuki inti kegiatan sekitar pukul 12.10 WIB, Mayor Arm Timbul Moedjihartoyo bersama rombongan melaksanakan survei secara langsung terhadap lahan yang direncanakan sebagai lokasi pembangunan Yon TP Tahap V.

Lahan yang menjadi objek survei memiliki luas sekitar 54 hektare, berada di wilayah RKPH Tamanan KPH Sambikerep, Petak 18 dan Petak 15.

Pengecekan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi faktual di lapangan. Tidak hanya sekadar melihat luas lahan, survei juga menjadi bagian dari proses untuk memastikan berbagai aspek pendukung, mulai dari kondisi fisik kawasan hingga aksesibilitas dan kesesuaian lokasi dengan rencana pembangunan.

Keberadaan lahan yang luas menjadi salah satu aspek penting dalam rencana pembangunan Yon TP. Karena itu, pengecekan lapangan dilakukan secara cermat agar berbagai kondisi yang ada dapat diketahui sejak tahap awal.

Survei juga menjadi momentum untuk menyelaraskan hasil pengecekan di lapangan antara unsur Korem 081/Dsj, Kodim 0810/Nganjuk dan unsur kewilayahan setempat.

Pastikan Setiap Tahapan Dipersiapkan Secara Matang

Pembangunan satuan baru tentunya membutuhkan perencanaan yang matang. Untuk itu, survei lokasi menjadi tahapan awal yang memiliki arti penting sebelum pelaksanaan pembangunan dilakukan.

Melalui kegiatan tersebut, kondisi lahan dapat dipetakan secara lebih nyata, termasuk gambaran mengenai akses menuju lokasi dan kondisi lingkungan sekitar.

Kehadiran unsur kewilayahan dalam kegiatan survei juga memberikan gambaran bahwa proses persiapan pembangunan tidak berdiri sendiri, tetapi melibatkan koordinasi antara unsur TNI dengan pihak kewilayahan di lokasi.

Setelah seluruh rangkaian pengecekan lapangan selesai sekitar pukul 12.30 WIB, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju RM Kopi Yonge, Jalan Nganjuk–Rejoso, Desa/Kecamatan Rejoso untuk melaksanakan istirahat, salat dan makan.

Sekitar pukul 13.28 WIB, Mayor Arm Timbul Moedjihartoyo beserta rombongan meninggalkan lokasi dan selanjutnya kembali menuju Makorem 081/Dsj.

Seluruh rangkaian kegiatan survei lokasi rencana pembangunan Yon TP Tahap V di Desa Sambikerep selesai sekitar pukul 13.30 WIB dalam keadaan aman, tertib dan lancar.

Langkah Awal Menuju Pembangunan Yon TP

Survei lahan ini menjadi bagian penting dari rangkaian persiapan pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan Tahap V. Pengecekan dilakukan untuk memastikan kelayakan lokasi, kondisi fisik lahan serta aksesibilitas sebelum proses pembangunan memasuki tahapan berikutnya.

Dari hamparan lahan di Desa Sambikerep, proses persiapan pembangunan mulai mendapatkan gambaran yang lebih jelas. Setiap titik diperiksa, setiap kondisi dicermati, dan setiap aspek dipertimbangkan agar rencana pembangunan dapat dipersiapkan secara matang.

Bagi wilayah, rencana pembangunan Yon TP bukan sekadar persoalan pembangunan fisik. Kehadiran satuan di tengah wilayah diharapkan nantinya dapat menjadi bagian dari penguatan pembinaan teritorial serta semakin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Survei hari ini menjadi langkah awal untuk memastikan setiap rencana tidak hanya tersusun di atas kertas, tetapi benar-benar disiapkan berdasarkan kondisi nyata di lapangan. Dari Desa Sambikerep, persiapan menuju pembangunan Yon TP Tahap V terus bergerak, selangkah demi selangkah, dengan perencanaan dan koordinasi yang matang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *