Berita  

Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 0810/11 Prambon Dampingi Petani Bersihkan Gulma di Persawahan

Nganjuk – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 0810/11 Prambon Kodim 0810/Nganjuk melaksanakan kegiatan pendampingan kepada para petani dengan membantu pembersihan gulma di area persawahan Desa Mojoagung, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, Senin (16/03/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan oleh Babinsa Desa Mojoagung, Serda Samsul Arifin, bersama para petani setempat sebagai bagian dari upaya perawatan tanaman padi agar tetap tumbuh optimal. Pembersihan gulma menjadi langkah penting dalam menjaga kesuburan tanaman, karena gulma dapat menghambat penyerapan nutrisi serta pertumbuhan padi.

Dengan penuh semangat, Babinsa bersama para petani turun langsung ke sawah membersihkan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman padi. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan motivasi dan semangat kepada para petani dalam mengelola lahan pertanian mereka.

Serda Samsul Arifin menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari tugas TNI dalam mendukung program pemerintah, khususnya di sektor pertanian.

“Kehadiran kami di tengah petani adalah bentuk kepedulian TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kami berharap dengan adanya pendampingan ini, para petani semakin termotivasi untuk meningkatkan hasil produksi pertanian,” ujarnya.

Para petani Desa Mojoagung menyambut baik keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut. Mereka merasa terbantu dan lebih bersemangat dalam merawat tanaman padi, sehingga diharapkan hasil panen ke depan dapat lebih maksimal.

Kegiatan pendampingan ini juga menjadi sarana komunikasi sosial antara Babinsa dan masyarakat, sehingga hubungan yang harmonis dan sinergis dapat terus terjalin dengan baik.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 0810/Nganjuk Letkol M Taufan memberikan apresiasi atas dedikasi Babinsa yang aktif dalam mendukung para petani di wilayah binaannya.

“Peran Babinsa dalam pendampingan pertanian sangat penting sebagai ujung tombak TNI AD di wilayah. Kehadiran mereka harus mampu memberikan solusi dan semangat bagi para petani dalam meningkatkan produktivitas, sehingga program ketahanan pangan dapat tercapai,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dandim menekankan bahwa keterlibatan TNI dalam sektor pertanian merupakan bentuk komitmen dalam membantu pemerintah mewujudkan swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan adanya kegiatan pendampingan seperti ini, diharapkan sinergi antara TNI dan petani semakin kuat serta mampu meningkatkan hasil pertanian yang berkelanjutan di wilayah Kabupaten Nganjuk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *