Berita  

Babinsa Warujayeng Cek Harga Sembako Jelang Ramadhan, Pastikan Stabilitas dan Keamanan Pasar

NGANJUK – Babinsa Kelurahan Warujayeng Koramil 0810/10 Tanjunganom, Serka Hendri Yulianto, melaksanakan pengecekan ketersediaan dan kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang datangnya bulan suci Ramadhan di Pasar Warujayeng, Jumat (13/02/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi lonjakan harga sembako yang kerap terjadi menjelang bulan Ramadhan. Serka Hendri Yulianto menyampaikan bahwa pihaknya turun langsung ke lapangan guna memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman serta harga tetap stabil sesuai ketentuan yang berlaku.

“Menjelang bulan suci Ramadhan biasanya terjadi peningkatan permintaan kebutuhan pokok yang berdampak pada kenaikan harga. Oleh karena itu, kami melakukan pengecekan langsung kepada para pedagang untuk memantau perkembangan harga sembako seperti beras, gula, minyak goreng, telur, daging, susu, jagung, minyak tanah, garam, serta kebutuhan pokok lainnya,” ujar Serka Hendri.

Selain memantau harga, pengecekan ini juga bertujuan untuk mengantisipasi adanya oknum pedagang yang menaikkan harga secara sepihak tanpa mengikuti kebijakan pemerintah. Dengan monitoring secara langsung, diharapkan situasi pasar tetap kondusif dan tidak terjadi keresahan di tengah masyarakat.

Tak hanya fokus pada harga sembako, Babinsa juga memperhatikan situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan pasar. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas jual beli merupakan wujud nyata peran TNI dalam mengayomi serta menjaga kenyamanan masyarakat saat berbelanja memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sdr. Rizal, salah satu pedagang daging di Pasar Warujayeng, menyampaikan apresiasinya atas kepedulian Babinsa. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Babinsa yang rutin melakukan pengecekan di lapangan. Dengan adanya pemantauan ini, kami merasa lebih tenang dan nyaman saat berjualan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan monitoring rutin ini, diharapkan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadhan tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga kebutuhan pokok.

Exit mobile version