Nganjuk – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional serta menjaga produktivitas pertanian di wilayah binaan, Babinsa Desa Tempuran Koramil 0810/20 Ngluyu, Sertu Supriadi, bersama Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dan Kelompok Tani (Poktan) melaksanakan kegiatan GERDAL (Gerakan Pengendalian) OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) pada tanaman padi. Kegiatan tersebut berlangsung di area persawahan Desa Tempuran, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk, pada Selasa (10/02/2026).
GERDAL OPT merupakan langkah strategis yang dilakukan secara terpadu guna mengendalikan dan mencegah penyebaran hama serta penyakit tanaman padi yang berpotensi menurunkan hasil panen. Dengan pengendalian sejak dini, diharapkan serangan OPT dapat ditekan sehingga pertumbuhan tanaman padi tetap sehat dan hasil produksi pertanian dapat optimal.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Sertu Supriadi turut terjun langsung ke sawah mendampingi para petani, sekaligus memberikan motivasi dan imbauan agar petani selalu memperhatikan kondisi tanaman secara rutin. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani tidak hanya sebagai bentuk pendampingan, namun juga sebagai wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian.
Sertu Supriadi menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial. “Kami siap mendampingi petani dalam setiap kegiatan, termasuk pengendalian OPT ini, agar tanaman padi terjaga kesehatannya dan hasil panen dapat maksimal. Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) memberikan arahan teknis kepada para petani terkait jenis hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman padi, serta cara pengendalian yang tepat dan ramah lingkungan. Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan petani semakin memahami langkah-langkah pengendalian OPT secara efektif.
Ketua Poktan Desa Tempuran, Bapak Darmadi, mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasinya atas keterlibatan Babinsa dan PPL dalam kegiatan GERDAL OPT tersebut. Ia menilai kehadiran Babinsa memberikan semangat tersendiri bagi para petani dalam mengelola lahan pertanian mereka.
“Dengan adanya pendampingan dari Babinsa dan PPL, kami para petani merasa sangat terbantu, khususnya dalam pengendalian OPT pada tanaman padi. Kami berharap sinergi seperti ini terus berlanjut demi meningkatkan hasil pertanian dan kesejahteraan petani di Desa Tempuran,” tutur Bapak Darmadi.
Melalui kegiatan GERDAL OPT ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin solid antara TNI, instansi terkait, dan masyarakat petani. Sinergi tersebut menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam menjaga ketahanan pangan, meningkatkan hasil pertanian, serta mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah Kecamatan Ngluyu.












