Nganjuk – Kepedulian TNI AD terhadap ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan melalui peran aktif Babinsa di wilayah binaan. Seperti yang dilakukan Sertu Joko Raharjo, anggota Koramil 0810/03 Loceret Kodim 0810/Nganjuk, yang turun langsung membantu petani menyemprot hama wereng di area persawahan milik Bapak Sugito, Desa Loceret, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk.
Di tengah hamparan sawah yang mulai memasuki masa pertumbuhan padi, Sertu Joko Raharjo bersama petani melakukan penyemprotan pestisida guna mengantisipasi penyebaran hama wereng. Hama ini diketahui sebagai salah satu Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang sangat merugikan petani karena dapat menyebabkan bulir padi menjadi kosong dan berujung pada penurunan hasil panen.
Disela-sela kegiatan, Sertu Joko Raharjo menjelaskan bahwa serangan wereng harus segera ditangani sejak dini agar tidak meluas ke lahan lainnya. “Hama wereng merupakan salah satu musuh utama petani. Jika tidak segera diberantas, tanaman padi bisa rusak dan hasilnya tidak maksimal bahkan gagal panen,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa pendampingan yang dilakukan merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus membantu masyarakat, khususnya petani, dalam mengatasi kendala di lapangan.
Sementara itu, Bapak Sugito selaku Ketua Kelompok Tani menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran dan bantuan Babinsa. Menurutnya, pendampingan tersebut sangat membantu petani dalam menangani serangan OPT secara cepat dan tepat.
“Apabila sawah terkena OPT, dapat ditangani secara bersama-sama. Dengan adanya Babinsa yang selalu mendampingi, kami merasa lebih terbantu dan semangat dalam bertani,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergitas antara TNI dan masyarakat terus terjalin dengan baik, khususnya dalam mendukung keberhasilan sektor pertanian sebagai salah satu pilar ketahanan pangan nasional.
