Nganjuk – Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 0810/15 Rejoso Kodim 0810/Nganjuk, Serda Marianto, melaksanakan kegiatan pendampingan Serapan Gabah (Sergab) yang dilakukan oleh Maklon Mitra Bulog dengan membeli gabah langsung dari petani di wilayah binaannya, Desa Mojorembun, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (08/03/2026).
Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan bersama petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) serta pihak Maklon Mitra Bulog dengan tujuan memastikan proses penyerapan gabah hasil panen petani dapat berjalan dengan lancar serta sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa turut mendampingi proses pengecekan kualitas gabah milik petani sebelum dilakukan penimbangan. Selain itu, Babinsa juga memastikan bahwa proses pembelian gabah oleh Maklon Mitra Bulog berjalan secara transparan dan sesuai dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah.
Babinsa Desa Mojorembun Serda Marianto mengatakan bahwa kegiatan pendampingan Sergab ini merupakan salah satu bentuk dukungan TNI, khususnya aparat kewilayahan, dalam membantu pemerintah menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani serta memastikan hasil panen petani dapat terserap dengan baik.
“Pendampingan Sergab ini merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam membantu pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Melalui kegiatan ini diharapkan hasil panen petani dapat terserap dengan baik serta para petani dapat menjual gabahnya dengan harga yang layak,” ujar Serda Marianto.
Ia juga menambahkan bahwa Babinsa akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan pendampingan serta membantu berbagai kegiatan yang berkaitan dengan sektor pertanian. Hal tersebut merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani di wilayah binaan.
Sementara itu, Sukarno, salah satu petani di Desa Mojorembun, mengaku merasa terbantu dengan adanya kegiatan serapan gabah yang dilakukan secara langsung di wilayah mereka. Menurutnya, dengan adanya pendampingan dari Babinsa serta petugas terkait, proses penjualan gabah menjadi lebih mudah, jelas, dan transparan.
“Kami merasa sangat terbantu karena gabah kami bisa langsung dibeli di sini dengan harga yang sudah ditentukan. Dengan adanya pendampingan dari Babinsa dan petugas lainnya, kami juga merasa lebih tenang karena prosesnya jelas dan tidak merugikan petani,” ungkapnya.
Melalui kegiatan pendampingan Sergab ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah, Bulog, serta para petani dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Nganjuk khususnya di Kecamatan Rejoso.
Babinsa sebagai ujung tombak satuan teritorial di wilayah diharapkan terus aktif dalam melakukan pendampingan kepada para petani, sehingga program pemerintah dalam bidang ketahanan pangan dapat berjalan dengan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
