Berita  

Babinsa Desa Blongko Sigap Tinjau Potensi Longsor, Koordinasi dengan Unsur Kebencanaan

Nganjuk – Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam di wilayah binaan, Babinsa Desa Blongko Koramil 0810/18 Ngetos, Sertu Asep Indra, bersama unsur terkait melaksanakan peninjauan langsung ke lokasi yang diduga rawan longsor di kawasan hutan Perhutani, tepatnya di petak 48D wilayah RPH Salam Judeg.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur kebencanaan, di antaranya BPBD, Tagana, Polsek setempat, serta perangkat Desa Blongko. Peninjauan dilakukan setelah adanya informasi dari pihak Perhutani KPH Salam Judeg dan masyarakat yang membuka lahan perkebunan di sekitar lokasi, terkait adanya retakan tanah yang berpotensi menimbulkan longsor.

Informasi awal diterima Babinsa melalui pesan singkat (WhatsApp) dari pihak Perhutani. Menanggapi laporan tersebut, Sertu Asep Indra dengan sigap langsung bergerak menuju lokasi guna memastikan kebenaran informasi yang beredar di masyarakat.

Setibanya di lokasi, Babinsa bersama tim gabungan melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi tanah. Dari hasil peninjauan, ditemukan adanya sejumlah retakan di area lahan garapan warga yang berpotensi mengalami longsor, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Melihat kondisi tersebut, Babinsa segera mengambil langkah cepat dengan memberikan imbauan kepada masyarakat, khususnya para petani dan pencari pakan ternak, agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak mendekati area retakan tanah demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi agar selalu waspada dan untuk sementara waktu tidak mendekati area yang terdapat retakan tanah, karena sangat berisiko terjadi longsor,” ujar Sertu Asep Indra di sela kegiatan.

Selain memberikan imbauan kepada warga, Babinsa juga melakukan koordinasi aktif dengan unsur terkait, seperti BPBD, Tagana, serta Destana, guna menindaklanjuti temuan tersebut. Informasi mengenai potensi bencana ini juga telah disampaikan secara berjenjang kepada komando atas sebagai bentuk laporan situasi wilayah.

Langkah cepat dan tanggap yang dilakukan Babinsa ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial dalam menjaga keselamatan masyarakat serta mengantisipasi potensi bencana di wilayah binaan.

Diharapkan melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan unsur kebencanaan, potensi risiko bencana dapat diminimalisir serta masyarakat dapat lebih siap dan waspada dalam menghadapi kemungkinan terjadinya longsor, khususnya di wilayah Desa Blongko dan sekitarnya.

Exit mobile version