Berita  

Jembatan Perintis Garuda Terus Dikebut, Babinsa dan Warga Sawahan Bersatu Perkuat Akses Desa

NGANJUK – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan oleh TNI bersama masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah binaan. Babinsa Koramil 05/Sawahan Kopka Suwondo bersama warga Dusun Palohombo, Desa Kebonagung, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, bahu-membahu mempercepat pembangunan Jembatan Perintis Garuda, Rabu (09/09/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan TNI terhadap pembangunan fasilitas umum yang memiliki peran penting bagi aktivitas masyarakat. Dengan mengedepankan semangat kebersamaan, Babinsa dan warga secara bersama-sama melaksanakan pekerjaan pembangunan pada bagian dinding penyangga jembatan.

Pembangunan dinding penyangga tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam konstruksi Jembatan Perintis Garuda. Pengerjaannya dilakukan secara bertahap dengan melibatkan masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan akses di wilayah mereka.

Sejak pagi, Kopka Suwondo bersama warga terlihat saling bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan. Ada yang menyiapkan material, mengerjakan konstruksi, maupun membantu pekerjaan lainnya sesuai kebutuhan di lokasi.

Bagi masyarakat Dusun Palohombo, keberadaan Jembatan Perintis Garuda diharapkan mampu memberikan kemudahan dalam mobilitas warga serta mendukung aktivitas sehari-hari. Infrastruktur tersebut juga diharapkan dapat menunjang hubungan antarkawasan dan memperlancar kegiatan masyarakat.

Keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat komunikasi serta hubungan emosional antara TNI dengan masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah warga tidak hanya dalam kegiatan pembinaan wilayah, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian terhadap pembangunan yang menjadi kebutuhan bersama.

Kopka Suwondo menyampaikan bahwa gotong royong merupakan kekuatan yang sangat penting dalam menyelesaikan pekerjaan di tengah masyarakat.

“Kami bersama warga berupaya membantu mempercepat pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini. Gotong royong seperti ini merupakan bentuk kebersamaan dan kepedulian terhadap fasilitas yang nantinya akan digunakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkap Kopka Suwondo.

Menurutnya, pembangunan jembatan bukan hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut kebutuhan masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas. Oleh karena itu, seluruh pihak diharapkan dapat menjaga semangat kebersamaan hingga pembangunan selesai.

“Semoga seluruh proses pembangunan berjalan lancar, aman dan sesuai dengan yang direncanakan. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kekompakan dan semangat gotong royong,” tambahnya.

Sementara itu, Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T., memberikan apresiasi terhadap Babinsa dan masyarakat yang telah menunjukkan kepedulian dalam pembangunan Jembatan Perintis Garuda.

“Kegiatan gotong royong yang dilakukan Babinsa bersama masyarakat merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah binaan. Kebersamaan seperti ini harus terus dipelihara karena menjadi salah satu kekuatan dalam mendukung pembangunan di daerah,” ujar Dandim.

Dandim menambahkan bahwa keberadaan Babinsa di tengah masyarakat diharapkan mampu menjadi penggerak semangat kebersamaan dan membantu menciptakan solusi terhadap berbagai kebutuhan masyarakat sesuai dengan tugas dan kewenangannya.

“Kami berharap pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Yang tidak kalah penting, faktor keselamatan dalam bekerja harus tetap menjadi perhatian. Mari kita pertahankan semangat gotong royong dan kebersamaan demi kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Semangat gotong royong yang ditunjukkan Babinsa bersama warga Dusun Palohombo menjadi gambaran nyata kuatnya hubungan antara TNI dan rakyat. Dengan mengesampingkan perbedaan dan mengutamakan kepentingan bersama, pekerjaan pembangunan dapat dilakukan dengan penuh kebersamaan.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Kebonagung diharapkan terus mengalami perkembangan hingga dapat diselesaikan dan dimanfaatkan masyarakat. Selain menjadi sarana penghubung, jembatan tersebut nantinya diharapkan mampu mendukung kelancaran aktivitas warga, termasuk kegiatan sosial dan perekonomian masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, semangat “Dari Rakyat, Oleh Rakyat dan Untuk Rakyat” kembali tercermin dalam setiap tenaga yang dicurahkan. TNI bersama masyarakat terus bergerak, bekerja dan bergotong royong untuk menghadirkan pembangunan yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Sawahan.

Gotong royong tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa ketika TNI dan rakyat menyatukan langkah, pembangunan akan lebih kuat, kebersamaan semakin erat, dan manfaatnya dapat dirasakan bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *