NGANJUK – Kesigapan Babinsa bersama Bhabinkamtibmas, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan masyarakat berhasil mencegah kebakaran rumah warga agar tidak meluas. Peristiwa kebakaran terjadi di rumah milik Sdr. Surono (56), warga Lingkungan Kapas RT 003/RW 004, Kelurahan Kapas, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.
Kebakaran diketahui setelah warga sekitar melihat kepulan asap yang semakin membesar dari area dapur dan kandang sapi milik Surono. Peristiwa tersebut diduga bermula ketika pemilik rumah menyalakan api untuk keperluan menghangatkan atau aktivitas di sekitar kandang sapi.
Sekitar pukul 09.30 WIB, tetangga korban, Bpk. Parno (56), melihat kepulan asap yang semakin membesar. Mengetahui kondisi tersebut, Parno langsung berteriak meminta bantuan warga sekitar.
Warga kemudian berusaha melakukan pemadaman secara gotong royong menggunakan peralatan seadanya sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran. Sdr. Eko (46) selanjutnya melaporkan kejadian tersebut melalui sambungan telepon yang kemudian diteruskan kepada Damkar Nganjuk, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kapas.
DAMKAR TIBA, PEMADAMAN LANGSUNG DILAKUKAN
Respons cepat dilakukan petugas. Sekitar pukul 09.45 WIB, satu unit mobil Pemadam Kebakaran Nganjuk dari Pos Bantu Damkar Nganjuk Kota tiba di lokasi.
Petugas Damkar langsung melakukan pemadaman terhadap sumber api dengan dibantu masyarakat Lingkungan Kapas RT 003/RW 004. Babinsa dan Bhabinkamtibmas bersama warga turut membantu melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian sekaligus memastikan api tidak merambat ke bangunan lainnya.
Berkat kesigapan petugas dan masyarakat, sekitar pukul 10.30 WIB, api yang membakar bagian dapur serta tumpukan jerami di kandang sapi milik Surono berhasil dipadamkan.
Petugas kemudian melakukan pengecekan dan pendinginan untuk memastikan tidak terdapat bara api yang berpotensi kembali menimbulkan kebakaran. Setelah dinyatakan aman, situasi di lokasi kembali kondusif.
TIDAK ADA KORBAN JIWA
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Kerugian materiil sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp2 juta, berupa kerusakan pada bagian dapur dan tumpukan jerami milik Surono.
Beruntung, api dapat segera dikendalikan sehingga tidak menjalar ke bangunan rumah maupun lingkungan sekitar.
Babinsa bersama Bhabinkamtibmas, perangkat lingkungan dan petugas Damkar selanjutnya melakukan pengecekan lokasi serta pengamanan Tempat Kejadian Perkara (TKP).
DANDIM: KECEPATAN LAPORAN SANGAT PENTING
Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T., mengapresiasi kesigapan warga, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan petugas Damkar dalam menangani kejadian tersebut.
“Kejadian ini menunjukkan bahwa kecepatan masyarakat dalam memberikan informasi sangat penting. Begitu mengetahui adanya kepulan asap, warga langsung mengambil langkah dengan menghubungi petugas dan berusaha melakukan pemadaman awal. Respons cepat seperti ini dapat mencegah api berkembang menjadi lebih besar,” ujar Dandim.
Dandim juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati ketika menyalakan api, terutama di sekitar kandang ternak, tumpukan jerami, rumput kering maupun bahan-bahan yang mudah terbakar.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak meninggalkan api dalam kondisi menyala tanpa pengawasan. Terlebih jika berada di dekat jerami atau material yang mudah terbakar. Pastikan api benar-benar padam setelah selesai digunakan,” tambahnya.
BABINSA TERUS HADIR DI TENGAH MASYARAKAT
Sebagai bagian dari tugas pembinaan wilayah, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dan unsur terkait terus melakukan pemantauan serta membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai kejadian di wilayah binaan.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, langkah yang dilakukan antara lain mendatangi lokasi kejadian bersama Ketua RW Sujiman, Babinsa, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kapas dan petugas Damkar Nganjuk, melakukan pengamanan TKP, serta membantu proses pemadaman api.
Kehadiran aparat bersama masyarakat menjadi wujud nyata sinergi dalam menjaga keamanan dan keselamatan lingkungan.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya ketika menggunakan api di sekitar rumah dan kandang ternak.
Berkat kesigapan warga dan petugas gabungan, kebakaran berhasil dipadamkan sebelum meluas. Tidak ada korban jiwa, dan situasi di lokasi saat ini aman serta kondusif.













