Berita  

BABINSA DESA REJOSO DAMPINGI PENINJAUAN KESIAPAN DAPUR SPPG, DUKUNG PROGRAM PEMENUHAN GIZI MASYARAKAT

Nganjuk – Sebagai wujud dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat serta menyukseskan program pembangunan sumber daya manusia yang unggul, Babinsa Desa Rejoso Koramil 0810/15 Rejoso Kodim 0810/Nganjuk, Serma Edi Purnomo, melaksanakan pendampingan kegiatan peninjauan kesiapan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Rejoso, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Kamis (11/06/2026).

Kegiatan peninjauan tersebut merupakan bagian dari tahapan persiapan sebelum Dapur SPPG dioperasikan secara penuh untuk mendukung program pemenuhan gizi masyarakat yang menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi kelompok penerima manfaat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Sdr. Rizal Nugroho selaku Tim Survey Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dari Badan Gizi Nasional wilayah Kecamatan Rejoso, Sdri. Anin Dita selaku Korwil SPPI Kabupaten Nganjuk, Sdr. Sismoko selaku Pendamping Pembangunan Dapur SPPG Yayasan Bakti Insan Peduli Pertiwi, Sdr. Dino Marta Gemilang selaku Mitra SPPG Yayasan Bakti Insan Peduli Pertiwi Kecamatan Rejoso, Serka Lasminto selaku Bati Komsos Koramil 0810/15 Rejoso, serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap berbagai aspek pendukung operasional dapur. Mulai dari kondisi bangunan, kebersihan lingkungan sekitar, ketersediaan sumber air bersih, sistem sanitasi, kelengkapan sarana memasak, ruang penyimpanan bahan makanan, hingga kesiapan tenaga pengelola yang nantinya akan bertugas dalam proses pengolahan dan distribusi makanan.

Pemeriksaan tersebut dilakukan guna memastikan bahwa seluruh fasilitas yang tersedia telah memenuhi standar kesehatan, keamanan pangan, dan kelayakan operasional sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Babinsa Desa Rejoso Serma Edi Purnomo mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang bertujuan mendukung berbagai program pemerintah yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Sebagai aparat kewilayahan, kami memiliki tanggung jawab untuk mendukung dan mengawal berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran kami dalam kegiatan peninjauan kesiapan Dapur SPPG ini merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat agar program pemenuhan gizi dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” ujarnya.

Lebih lanjut, Serma Edi Purnomo menjelaskan bahwa keberadaan Dapur SPPG nantinya diharapkan mampu menjadi salah satu sarana strategis dalam mendukung program peningkatan kualitas gizi masyarakat serta membantu mewujudkan generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas.

Selain melakukan pengecekan terhadap fasilitas fisik, tim peninjau juga melaksanakan diskusi dan koordinasi terkait mekanisme operasional dapur, sistem pengadaan bahan makanan, proses pengolahan makanan yang higienis, hingga pola distribusi kepada penerima manfaat. Berbagai masukan dan evaluasi turut disampaikan guna menyempurnakan kesiapan dapur sebelum mulai beroperasi.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh koordinasi dan kebersamaan, mencerminkan komitmen seluruh pihak untuk memastikan program pemenuhan gizi dapat berjalan secara maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, pihak Badan Gizi Nasional melalui Tim SPPI menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh unsur yang terlibat, termasuk peran aktif Babinsa yang selalu hadir mendampingi setiap tahapan kegiatan di lapangan.

Keberadaan Dapur SPPG di wilayah Kecamatan Rejoso diharapkan mampu mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan status gizi masyarakat, menekan angka stunting, serta memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat sebagai bagian dari pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Di tempat terpisah, Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan memberikan apresiasi atas keterlibatan aktif Babinsa dalam mendukung program-program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“TNI AD melalui aparat kewilayahan akan terus mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Program pemenuhan gizi memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. Oleh karena itu, Babinsa harus hadir untuk membantu mengawal pelaksanaannya agar berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” tegas Letkol Arh M. Taufan.

Lebih lanjut Dandim menambahkan bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat merupakan kunci keberhasilan dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

“Kami berharap keberadaan Dapur SPPG ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat serta menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi warga. TNI akan selalu siap mendukung berbagai program yang berpihak kepada kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.

Dengan adanya pendampingan dan peninjauan kesiapan Dapur SPPG tersebut, diharapkan seluruh sarana dan prasarana dapat segera berfungsi secara optimal sehingga mampu mendukung keberhasilan program pemenuhan gizi masyarakat serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah Kabupaten Nganjuk.

Exit mobile version