Nganjuk – Komitmen TNI AD dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus diwujudkan melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Salah satunya melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dilaksanakan jajaran Kodim 0810/Nganjuk. Sebagai tindak lanjut perintah Komando Atas, Babinsa Koramil 0810/06 Kertosono, Koptu Umar Wira, melaksanakan kegiatan gotong royong bersama masyarakat dalam pembangunan rumah milik Ibu Supiyah, warga kurang mampu di wilayah Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Senin (08/06/2026).
Program RTLH ini merupakan bentuk kepedulian TNI AD dalam membantu masyarakat yang selama ini tinggal di rumah yang kondisinya kurang layak. Kehadiran Babinsa sebagai aparat teritorial di lapangan menjadi ujung tombak dalam mendata, mengidentifikasi, sekaligus mengawal pelaksanaan program agar tepat sasaran dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sejak pagi hari, Koptu Umar Wira bersama warga setempat tampak bergotong royong melaksanakan pembongkaran bagian rumah yang sudah rapuh dan tidak layak. Dengan penuh semangat kebersamaan, warga bahu-membahu mengangkut material, membersihkan lokasi, serta mempersiapkan kebutuhan pembangunan rumah baru yang lebih layak dan nyaman untuk dihuni.
Suasana kekeluargaan begitu terasa selama kegiatan berlangsung. Kehadiran Babinsa tidak hanya membantu tenaga dan pikiran, tetapi juga menjadi motivator yang menggerakkan semangat gotong royong masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan hanya slogan semata, melainkan diwujudkan dalam tindakan nyata di tengah kehidupan masyarakat.
Koptu Umar Wira mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pokok Babinsa dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah binaannya.
“Sebagai aparat kewilayahan, kami harus selalu hadir di tengah masyarakat dan peka terhadap kondisi warga. Program RTLH ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dan TNI kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan tempat tinggal yang layak. Kami berharap rumah yang nantinya dibangun dapat memberikan kenyamanan dan meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima manfaat,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan program bedah rumah tidak dapat dipisahkan dari semangat kebersamaan masyarakat yang secara sukarela turut membantu proses pembangunan. Nilai gotong royong yang masih kuat di tengah masyarakat menjadi modal utama dalam menyukseskan berbagai program pembangunan di desa.
Danramil 0810/06 Kertosono Kapten Cba Sugiarto menjelaskan bahwa kegiatan kerja bakti dalam program RTLH merupakan bagian dari Serbuan Teritorial yang bertujuan membantu masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan rakyat.
“Kegiatan gotong royong seperti ini merupakan implementasi nyata dari butir kedelapan Wajib TNI, yaitu menjadi pelopor dalam mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya. Selain membantu warga yang membutuhkan, kegiatan ini juga mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat. Saya berharap para Babinsa terus aktif berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, pemilik rumah, Ibu Supiyah, mengaku sangat bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh TNI bersama masyarakat.
“Saya sangat terharu dan berterima kasih kepada Bapak-Bapak TNI dan seluruh warga yang telah membantu memperbaiki rumah saya. Semoga kebaikan ini mendapat balasan dari Allah SWT dan menjadi berkah bagi semuanya,” tuturnya dengan haru.
Di tempat terpisah, Komandan Kodim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan memberikan apresiasi atas dedikasi Babinsa dan partisipasi aktif masyarakat dalam menyukseskan program RTLH di wilayah Kodim 0810/Nganjuk.
“Program bedah rumah RTLH merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian TNI AD terhadap kesejahteraan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang kurang mampu dapat memiliki hunian yang layak, sehat, dan aman untuk ditempati. Kehadiran Babinsa di lapangan menjadi sangat penting dalam mengidentifikasi kebutuhan masyarakat sekaligus menggerakkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia,” ungkap Dandim.
Lebih lanjut, Letkol Arh M. Taufan menegaskan bahwa keberhasilan program RTLH merupakan hasil sinergi yang baik antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat.
“Saya mengapresiasi semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat dalam membantu sesama. Inilah kekuatan bangsa Indonesia yang harus terus kita pelihara. Melalui program RTLH ini, kita tidak hanya membangun rumah, tetapi juga membangun harapan, kepedulian sosial, dan kebersamaan yang menjadi fondasi kuat dalam kehidupan bermasyarakat,” tegasnya.
Dengan adanya program bedah rumah RTLH tersebut, diharapkan masyarakat penerima manfaat dapat menikmati tempat tinggal yang lebih layak, sehat, dan nyaman. Selain itu, kegiatan ini juga semakin memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai kekuatan utama dalam mendukung pembangunan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Nganjuk.













