Nganjuk – Sebagai wujud pelaksanaan tugas pembinaan teritorial dan upaya menjaga stabilitas keamanan wilayah, Babinsa Desa Mancon Koramil 0810/07 Wilangan Kodim 0810/Nganjuk, Serka Hendrik, bersama Bhabinkamtibmas Desa Mancon Aiptu Wawan S., melaksanakan pemantauan dan pengamanan kegiatan keberangkatan anggota Perguruan Pagar Nusa (PN) menuju Pengadilan Negeri Kabupaten Nganjuk yang berlangsung di Dusun Manggarejo, Desa Mancon, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, Rabu (03/06/2026).
Kegiatan pengamanan tersebut dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa menimbulkan gangguan keamanan maupun ketertiban umum. Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas di lokasi juga merupakan bentuk sinergitas TNI-Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga kondusivitas wilayah.
Sejak pukul 07.45 WIB, suasana di Perempatan Awar-awar Dusun Manggarejo mulai dipadati oleh anggota Perguruan Pagar Nusa yang datang dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Wilangan. Secara bertahap, massa yang hadir mencapai sekitar 100 orang yang akan berangkat menuju Kantor Pengadilan Negeri Kabupaten Nganjuk untuk mengikuti agenda yang telah dijadwalkan.
Melihat adanya konsentrasi massa dalam jumlah cukup besar, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas segera melakukan langkah-langkah pengamanan dan monitoring situasi guna mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat mengganggu jalannya kegiatan. Selain itu, aparat keamanan juga aktif melakukan komunikasi sosial dengan para peserta agar tetap menjaga ketertiban serta mematuhi aturan yang berlaku.
Dalam pelaksanaan tugas di lapangan, Serka Hendrik dan Aiptu Wawan S. menjalin koordinasi secara intensif dengan Koordinator Lapangan Pagar Nusa Wilangan, Sunarto atau yang akrab disapa Kowok. Koordinasi tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh anggota perguruan dapat mengikuti arahan dengan baik, menjaga ketertiban selama perjalanan, serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan lainnya.
Babinsa Desa Mancon Serka Hendrik mengatakan bahwa kehadiran aparat kewilayahan dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab untuk menjaga keamanan serta menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.
“Kami hadir untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan dengan aman dan tertib. Melalui komunikasi yang baik dengan koordinator lapangan serta seluruh peserta kegiatan, kami berharap setiap kegiatan masyarakat dapat berlangsung dengan lancar dan tetap menjaga kondusivitas wilayah,” ungkap Serka Hendrik.
Sebelum keberangkatan, seluruh peserta terlebih dahulu mendapatkan arahan dari koordinator lapangan terkait tata tertib perjalanan, pentingnya menjaga nama baik organisasi, serta kewajiban mematuhi petunjuk dan arahan petugas keamanan selama kegiatan berlangsung. Arahan tersebut disambut baik oleh seluruh peserta yang hadir.
Setelah seluruh peserta dinyatakan siap, tepat pada pukul 08.15 WIB rombongan mulai bergerak menuju Kabupaten Nganjuk. Proses keberangkatan dilakukan secara teratur dan tertib dengan pengawalan kendaraan patroli dari Polsek Wilangan guna menjamin keamanan peserta serta menjaga kelancaran arus lalu lintas sepanjang jalur yang dilalui.
Babinsa dan Bhabinkamtibmas terus melakukan pemantauan hingga seluruh peserta meninggalkan titik kumpul. Berkat koordinasi yang baik antara aparat keamanan, koordinator lapangan, dan seluruh peserta, kegiatan berlangsung tanpa adanya gangguan maupun hambatan yang berarti.
Pada pukul 08.20 WIB, kegiatan pemantauan dan pengamanan dinyatakan selesai setelah seluruh rombongan bergerak menuju tujuan. Secara keseluruhan, situasi di wilayah Desa Mancon selama berlangsungnya kegiatan terpantau aman, tertib, lancar, dan kondusif.
Keberhasilan pelaksanaan pengamanan ini menjadi bukti nyata sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Kehadiran Babinsa sebagai aparat teritorial di tengah masyarakat tidak hanya berfungsi sebagai unsur pengamanan, tetapi juga sebagai sarana komunikasi dan pembinaan guna menciptakan kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan kondusif.
Sementara itu, Komandan Kodim 0810/Nganjuk, Letkol Arh M. Taufan, memberikan apresiasi atas kesiapsiagaan dan profesionalisme Babinsa Koramil 0810/07 Wilangan yang telah melaksanakan tugas pengamanan dan monitoring wilayah dengan baik.
“Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat dalam setiap kegiatan yang memiliki potensi menimbulkan kerawanan maupun melibatkan massa dalam jumlah besar. Kehadiran Babinsa merupakan bentuk nyata pelaksanaan pembinaan teritorial sekaligus upaya deteksi dini dan cegah dini terhadap setiap perkembangan situasi di wilayah binaan,” ujar Dandim.
Lebih lanjut, Letkol Arh M. Taufan menegaskan bahwa sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan seluruh komponen bangsa harus terus diperkuat guna menjaga stabilitas keamanan wilayah.
“Saya mengapresiasi langkah yang dilakukan Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dalam melaksanakan pengamanan secara humanis dan persuasif. Melalui komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang baik, setiap kegiatan masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Hal ini merupakan wujud nyata hadirnya negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tegasnya.
Dandim juga menginstruksikan kepada seluruh Babinsa jajaran Kodim 0810/Nganjuk agar terus meningkatkan kewaspadaan wilayah, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta aktif menjalin komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat guna menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Nganjuk.
“Keamanan wilayah merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, saya berharap seluruh aparat kewilayahan terus membangun sinergi yang kuat dengan seluruh komponen masyarakat sehingga situasi yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Nganjuk dapat terus terjaga,” pungkas Letkol Arh M. Taufan.













