Nganjuk – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat serta implementasi tugas pembinaan teritorial, Babinsa Desa Garu Koramil 0810/08 Baron Kodim 0810/Nganjuk, Serma Gunawan, turun langsung mendampingi pelaksanaan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga di Desa Garu, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk, Selasa (16/06/2026).
Kegiatan bedah rumah tersebut dilaksanakan secara gotong royong dengan melibatkan Babinsa, perangkat desa, tokoh masyarakat, tukang bangunan, dan warga sekitar. Sejak pagi hari mereka bersama-sama membongkar bagian rumah yang sudah rusak untuk kemudian diperbaiki menggunakan material baru agar menjadi hunian yang lebih layak, aman, dan sehat.
Program RTLH merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian pemerintah bersama TNI dalam membantu masyarakat kurang mampu agar dapat menikmati tempat tinggal yang layak. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut menjadi wujud pengabdian TNI yang selalu hadir membantu mengatasi kesulitan rakyat di wilayah binaan.
Serma Gunawan mengatakan bahwa membantu masyarakat merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab seorang Babinsa.
“Kami Babinsa mempunyai tugas untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah binaan. Rumah yang layak huni merupakan kebutuhan dasar setiap keluarga. Oleh karena itu kami siap hadir, bekerja bersama masyarakat dan mendukung penuh program RTLH hingga selesai sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi warga penerima,” ungkapnya.
Menurutnya, keberhasilan program bedah rumah tidak terlepas dari semangat gotong royong dan kepedulian sosial masyarakat yang masih sangat kuat.
Pemilik rumah penerima bantuan, Bapak M. Choirul Anam, mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh Babinsa dan seluruh warga Desa Garu.
“Saya sangat berterima kasih kepada Babinsa dan seluruh warga yang telah membantu memperbaiki rumah kami. Dulu kondisi rumah ini banyak yang rusak dan kurang layak ditempati. Alhamdulillah sekarang mendapat bantuan sehingga keluarga kami bisa memiliki tempat tinggal yang lebih nyaman dan aman,” tuturnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Garu, Bapak M. Imam, memberikan apresiasi atas peran aktif Babinsa yang selalu hadir di tengah masyarakat.
“Kami bangga memiliki Babinsa yang selalu turun langsung membantu warga. Kehadiran beliau tidak hanya membantu pekerjaan fisik, tetapi juga menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong,” ujarnya.
Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan menyampaikan apresiasi kepada Babinsa dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam mendukung program RTLH di wilayah Kabupaten Nganjuk.
“Program RTLH merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI AD terhadap kesejahteraan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa warga yang membutuhkan dapat memiliki rumah yang layak, sehat, dan aman untuk ditempati. Kehadiran Babinsa sebagai ujung tombak satuan teritorial sangat penting dalam menggerakkan partisipasi masyarakat dan memperkuat budaya gotong royong,” jelas Dandim.
Lebih lanjut, Letkol Arh M. Taufan menegaskan bahwa program RTLH bukan sekadar membangun rumah, tetapi juga membangun harapan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Keberhasilan program ini merupakan hasil sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat. Semangat kebersamaan seperti inilah yang harus terus kita jaga sebagai modal utama dalam membangun bangsa. Saya berharap program RTLH dapat terus memberikan manfaat dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tegasnya.
Dengan adanya program bedah rumah RTLH tersebut, diharapkan masyarakat penerima bantuan dapat menikmati hunian yang lebih layak, sehat, dan nyaman, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.













