Nganjuk — Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan, Babinsa Koramil 0810/18 Ngetos Kodim 0810/Nganjuk, Serma Langgeng Wiyono, melaksanakan kegiatan pendampingan panen telur ayam bersama warga Desa Kepel, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jumat (16/05/2026).
Kegiatan pendampingan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian Babinsa dalam membantu masyarakat mengembangkan usaha peternakan rakyat sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan tingkat desa.
Dalam kegiatan tersebut, Serma Langgeng Wiyono turun langsung mendampingi warga saat melakukan panen telur ayam petelur milik warga binaan. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi bentuk dukungan moril sekaligus motivasi agar warga terus mengembangkan usaha produktif yang dapat meningkatkan perekonomian keluarga.
Babinsa mengatakan bahwa ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang harus didukung oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk melalui pengembangan usaha peternakan maupun pertanian di tingkat desa.
“Kegiatan pendampingan ini merupakan bentuk dukungan Babinsa terhadap masyarakat dalam mengembangkan usaha peternakan guna meningkatkan ketahanan pangan di wilayah Desa Kepel,” ujarnya.
Menurutnya, meskipun usaha peternakan ayam petelur milik warga saat ini masih dalam skala kecil, namun hasilnya sudah cukup membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga dan memiliki peluang besar untuk terus berkembang apabila dikelola dengan baik.
Saat ini peternakan ayam petelur tersebut memiliki sekitar 20 ekor ayam yang mampu menghasilkan kurang lebih 30 hingga 40 butir telur setiap harinya. Hasil produksi telur tersebut selain digunakan untuk kebutuhan rumah tangga juga mulai memberikan nilai ekonomi tambahan bagi warga.
Serma Langgeng Wiyono juga mengajak masyarakat agar lebih aktif memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah maupun lingkungan desa untuk kegiatan produktif seperti beternak dan bertani.
“Kami terus mendorong warga agar mengoptimalkan lahan yang ada sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga, baik melalui peternakan maupun pertanian. Dengan demikian ketahanan pangan dapat terjaga dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” tambahnya.
Pendampingan yang dilakukan Babinsa tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Kepel. Warga mengaku senang dan merasa terbantu dengan motivasi serta dukungan yang diberikan Babinsa dalam mengembangkan usaha peternakan rakyat.
Selain menjadi sarana meningkatkan ketahanan pangan, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan silaturahmi antara TNI dan masyarakat melalui komunikasi dan pendampingan secara langsung di lapangan.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh suasana kebersamaan antara Babinsa dan warga binaan.
Sementara itu, Komandan Kodim 0810/Nganjuk, Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T., memberikan apresiasi terhadap peran aktif Babinsa yang terus hadir mendampingi masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan di wilayah binaan.
“Saya mengapresiasi dedikasi Babinsa yang terus aktif memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian dan peternakan sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional,” tegas Dandim.
Lebih lanjut, Letkol Arh M. Taufan menegaskan bahwa Babinsa harus mampu menjadi motivator dan penggerak masyarakat agar lebih kreatif dan produktif dalam memanfaatkan potensi yang ada di wilayah desa.
“Babinsa harus terus hadir di tengah masyarakat dan memberikan semangat kepada warga untuk mengembangkan usaha produktif yang dapat meningkatkan perekonomian serta kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Dengan adanya pendampingan tersebut, diharapkan usaha peternakan dan pertanian masyarakat di Desa Kepel Kecamatan Ngetos dapat terus berkembang sehingga mampu menjadi salah satu penopang ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Nganjuk.
