Berita  

Bangun Akses Warga, Babinsa Loceret Turun Langsung Gotong Royong Membangun Jembatan

Nganjuk – Kepedulian TNI terhadap pembangunan fasilitas yang dibutuhkan masyarakat kembali diwujudkan melalui kegiatan gotong royong. Sertu Maryanto, Babinsa Koramil 0810/03 Loceret, terjun langsung bersama masyarakat melaksanakan kerja bakti pembangunan jembatan di Desa Loceret, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Babinsa terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah binaan sekaligus upaya mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, Sertu Maryanto bersama warga bahu-membahu mengerjakan pembangunan jembatan secara gotong royong.

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus membantu mempercepat pekerjaan yang sedang dilaksanakan. Selain membantu secara langsung, kegiatan tersebut juga menjadi sarana komunikasi sosial untuk mengetahui kondisi serta kebutuhan masyarakat di wilayah binaan.

Sertu Maryanto menyampaikan bahwa gotong royong merupakan salah satu cara untuk membangun kebersamaan sekaligus membantu masyarakat dalam menyelesaikan pekerjaan yang memiliki manfaat bagi kepentingan bersama.

“Kami hadir bersama warga untuk membantu pembangunan jembatan ini. Selain sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan di wilayah, kegiatan gotong royong juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara Babinsa dengan masyarakat,” ujar Sertu Maryanto.

Menurutnya, keberadaan jembatan sangat penting dalam mendukung aktivitas masyarakat, terutama sebagai sarana penghubung dan akses warga dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.

“Harapannya pembangunan jembatan ini dapat berjalan lancar dan nantinya memberikan manfaat bagi masyarakat. Apa yang bisa kami bantu akan kami lakukan bersama warga secara gotong royong,” tambahnya.

Sementara itu, Dandim 0810/Nganjuk Letkol ARH M. Taufan mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pembangunan di wilayah merupakan bagian dari pembinaan teritorial dan bentuk kehadiran TNI di tengah masyarakat.

“Babinsa merupakan aparat kewilayahan yang harus selalu dekat dengan masyarakat. Ketika ada kegiatan yang membutuhkan kebersamaan dan gotong royong, Babinsa dapat hadir untuk membantu serta memberikan motivasi kepada masyarakat,” ungkap Dandim.

Dandim juga menekankan pentingnya menjaga budaya gotong royong dalam pembangunan di wilayah pedesaan.

“Semangat gotong royong merupakan kekuatan masyarakat. Dengan kebersamaan antara TNI dan warga, pekerjaan yang dilaksanakan untuk kepentingan bersama dapat dikerjakan dengan penuh rasa tanggung jawab dan kebersamaan,” pungkasnya.

Kegiatan kerja bakti pembangunan jembatan tersebut menjadi salah satu wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kehadiran Babinsa di tengah masyarakat, diharapkan pembangunan fasilitas yang dibutuhkan warga dapat terus didukung dengan semangat kebersamaan, kepedulian dan gotong royong.

Exit mobile version