NGANJUK – Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan kembali diwujudkan jajaran TNI Angkatan Darat melalui aksi nyata bersama masyarakat. Babinsa Koramil 0810/02 Bagor, Kopka Joko Wartono, bersama perangkat Desa Petak dan warga binaan melaksanakan kerja bakti membersihkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Petak, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian Babinsa terhadap kondisi lingkungan sekaligus upaya bersama menciptakan kawasan TPA yang lebih bersih, sehat dan nyaman bagi masyarakat sekitar.
Sejak kegiatan dimulai, Babinsa bersama perangkat desa dan warga bahu-membahu melakukan berbagai pekerjaan. Tumpukan sampah dibersihkan, rumput liar dipangkas, sementara area sekitar TPA dilakukan pengurukan dan penataan agar lingkungan menjadi lebih rapi.
Pekerjaan yang dilakukan secara gotong royong tersebut menunjukkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan peran serta seluruh masyarakat.
Kopka Joko Wartono mengatakan, kegiatan kerja bakti tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap lingkungan dan masyarakat di wilayah binaannya.
“Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, kami bersama warga bahu-membahu membersihkan TPA. Dengan lingkungan yang bersih, kita bisa mencegah munculnya penyakit sekaligus menjaga keindahan desa,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi TPA yang tidak terawat dapat menimbulkan berbagai persoalan apabila tidak ditangani secara bersama-sama. Selain menimbulkan bau tidak sedap, tumpukan sampah juga berpotensi menjadi tempat berkembangnya berbagai sumber penyakit serta mengganggu kenyamanan masyarakat.
Karena itu, kegiatan pembersihan dilakukan tidak hanya untuk memperbaiki kondisi TPA saat ini, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat agar memiliki kepedulian terhadap kebersihan secara berkelanjutan.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Desa Petak. Menurutnya, keterlibatan Babinsa memberikan motivasi tersendiri bagi warga untuk ikut turun tangan menjaga kebersihan lingkungan.
“Kehadiran Pak Babinsa sangat memotivasi warga. Gotong royong seperti ini membuat pekerjaan berat menjadi ringan dan hasilnya lebih maksimal,” ungkap Kepala Desa Petak.
Selain ikut bekerja bakti, Babinsa juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Warga diajak membiasakan diri membuang sampah pada tempat yang telah disediakan serta mulai melakukan pemilahan antara sampah organik dan nonorganik.
Kesadaran tersebut dinilai penting karena kebersihan tidak akan bertahan lama apabila hanya dilakukan ketika ada kegiatan kerja bakti. Diperlukan kebiasaan dan kepedulian setiap warga untuk menjaga lingkungan setiap hari.
Salah seorang warga binaan mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut. Kondisi TPA yang sebelumnya dipenuhi sampah dan rumput liar kini mulai terlihat lebih bersih dan tertata.
“Alhamdulillah, TPA sekarang lebih bersih dan rapi. Semoga warga juga semakin sadar untuk menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan,” ujarnya.
Bagi Babinsa, kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas kewilayahan untuk senantiasa hadir dan membantu masyarakat. Kehadiran prajurit di tengah warga tidak hanya dalam kegiatan keamanan, tetapi juga dalam berbagai persoalan sosial dan lingkungan yang menyangkut kepentingan masyarakat.
Kegiatan kerja bakti tersebut sekaligus menjadi sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan turun langsung bersama masyarakat, hubungan komunikasi dan kebersamaan antara Babinsa dengan warga semakin kuat.
Satu sapu, satu cangkul dan satu langkah mungkin terlihat sederhana. Namun ketika dilakukan bersama-sama, semuanya menjadi kekuatan besar untuk menjaga lingkungan.
Melalui kegiatan tersebut, Babinsa Koramil 0810/02 Bagor berharap semangat gotong royong dapat terus dipertahankan dan kegiatan serupa dilakukan secara rutin.
Kebersihan TPA bukan hanya tentang menghilangkan tumpukan sampah, tetapi juga tentang menjaga kesehatan, kenyamanan dan masa depan lingkungan bagi masyarakat Desa Petak.
TNI hadir bersama rakyat, bekerja bersama rakyat dan menjaga lingkungan bersama rakyat. Karena desa yang bersih bukan hanya enak dipandang, tetapi juga menjadi investasi bagi kesehatan dan kehidupan masyarakat.
