Nganjuk – Dalam rangka meningkatkan kesehatan, kebugaran, serta memperkuat sinergitas lintas sektor dalam mendukung program pembangunan keluarga, Danramil 0810/15 Rejoso Kapten Arm Winarto menghadiri kegiatan Senam Bersama dan Pembinaan Kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) Program Bangga Kencana yang diselenggarakan di lapangan Desa Talang Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk. Rabu (10/06/2026)
Kegiatan tersebut diikuti oleh Dr, Drs. H. Marhen Djumadi,SE, SH, MM, MBA (Bupati Nganjuk)
,Trihandy Cahyo Saputro S.T. (Wakil Bupati Nganjuk),
Teguh Ovi Andrianto S.I.P (Camat Rejoso), Bayu Istas Sasongko S. STP M.AP (Camat Gondang), Wardoyo SIP,MSi (camat Lengkong), Kapten Arm Winarto (Danramil Rejoso), Aipda Moch Musaroji (Bhabinkamtibmas), Kader IMP, perangkat desa, tenaga kesehatan, penyuluh KB, serta berbagai unsur terkait.
Acara diawali dengan senam bersama yang berlangsung penuh semangat dan diikuti seluruh peserta sebagai upaya menjaga kesehatan serta mempererat kebersamaan.
Usai senam bersama, kegiatan dilanjutkan dengan pembinaan kader IMP Bangga Kencana. Dalam pembinaan tersebut, para kader mendapatkan materi mengenai peran strategis kader dalam mendukung Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana), serta pentingnya edukasi kepada masyarakat terkait kesehatan keluarga, pengasuhan anak, dan pencegahan stunting.
Danramil 0810/15 Rejoso Kapten Arm Winarto menyampaikan bahwa TNI melalui aparat kewilayahan akan selalu mendukung program-program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, keberadaan kader IMP memiliki peran penting sebagai ujung tombak dalam menyampaikan informasi dan edukasi kepada masyarakat di tingkat desa.
“Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, kader IMP, tenaga kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan keluarga yang sehat, berkualitas, dan sejahtera,” ujar Danramil…
Dengan adanya kegiatan senam bersama dan pembinaan kader IMP Bangga Kencana ini, diharapkan para kader semakin termotivasi dalam menjalankan tugasnya sehingga program-program pembangunan keluarga dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.











