Nganjuk– Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Desa Mlilir Koramil 0810/04 Berbek Kodim 0810/Nganjuk Kopda Dodik terus aktif melaksanakan pendampingan kepada para petani jagung di wilayah binaannya, Desa Mlilir, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk, Kamis (28/05/2026).
Sebagai aparat kewilayahan sekaligus ujung tombak satuan teritorial TNI AD, Babinsa memiliki tugas dan tanggung jawab untuk selalu hadir di tengah masyarakat serta membantu meningkatkan potensi wilayah, termasuk di sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang utama ketahanan pangan nasional.
Jagung sendiri merupakan salah satu komoditas strategis selain padi yang memiliki peranan penting sebagai bahan pangan, bahan baku industri, maupun pakan ternak. Dengan kemampuan adaptasi yang baik di berbagai jenis tanah dan iklim, tanaman jagung dinilai sangat potensial untuk dikembangkan di wilayah pedesaan.
Namun dalam pelaksanaannya, para petani masih menghadapi berbagai kendala mulai dari pengolahan lahan, keterbatasan teknologi pertanian, perawatan tanaman, hingga pemasaran hasil panen. Oleh karena itu, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan motivasi, pendampingan, serta solusi bagi para petani.
Dalam kegiatan tersebut, Kopda Dodik bersama para petani turun langsung ke lahan pertanian untuk melaksanakan penanaman jagung sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan nasional.
Kopda Dodik menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan pertanian merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI AD terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani di wilayah binaan.
“Kegiatan penanaman jagung ini merupakan wujud nyata dukungan TNI terhadap program ketahanan pangan nasional. Jagung merupakan komoditas strategis yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan sangat bermanfaat sebagai sumber pangan maupun pakan ternak,” ujar Kopda Dodik.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan seluruh potensi lahan yang ada, baik lahan produktif maupun lahan tidur agar dapat memberikan hasil yang bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada agar lebih produktif dan menghasilkan. Babinsa akan terus mendampingi petani mulai dari pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan hingga masa panen agar hasil pertanian dapat maksimal,” tambahnya.
Menurutnya, keberhasilan program ketahanan pangan tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah, TNI, penyuluh pertanian, dan masyarakat.
Dalam pelaksanaan tugas pembinaan teritorial, Babinsa memiliki peran penting dalam membantu meningkatkan potensi wilayah di bidang pertanian, termasuk memberikan motivasi dan semangat kepada para petani agar terus meningkatkan hasil produksi pertanian.
Melalui kegiatan pendampingan secara rutin, diharapkan para petani semakin termotivasi untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang pertanian sehingga mampu menghasilkan produksi jagung yang berkualitas dan bernilai ekonomi tinggi.
Selain itu, Babinsa juga berharap seluruh stakeholder terkait dapat terus memberikan dukungan sarana, prasarana, dan pembinaan kepada para petani agar potensi pertanian di setiap wilayah dapat berkembang secara optimal demi mewujudkan ketahanan pangan nasional yang kuat dan berkelanjutan.
Para petani Desa Mlilir menyambut baik keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pertanian di desa mereka. Kehadiran Babinsa dinilai memberikan semangat serta motivasi tersendiri bagi masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian.
Salah satu petani mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan pendampingan yang dilakukan Babinsa selama proses pertanian berlangsung.
“Kami merasa senang dan terbantu karena Babinsa selalu hadir mendampingi petani. Dengan adanya motivasi dan pendampingan seperti ini kami semakin semangat dalam mengelola lahan pertanian,” ungkap salah satu petani.
Sementara itu, Komandan Kodim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T dalam tanggapannya menyampaikan bahwa Babinsa memiliki peran strategis dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan dan pembinaan kepada masyarakat di sektor pertanian.
“Babinsa tidak hanya bertugas menjaga keamanan wilayah, tetapi juga harus mampu membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendampingan di bidang pertanian dan ketahanan pangan. Kehadiran Babinsa di tengah petani diharapkan mampu memberikan motivasi serta memperkuat ketahanan pangan nasional,” tegas Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti.
Beliau juga berharap sinergi antara TNI, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani dapat terus ditingkatkan demi terciptanya kemandirian pangan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Nganjuk.













