Berita  

Program Jembatan Perintis Garuda hubungkan jalan antar dusun di Desa Kebonagung Kec.Sawahan Kab.Nganjuk

 

Program Jembatan Garuda hubungkan jalur dusun dengan desa lewat pembangunan jembatan di Desa Kebonagung.
Sejumlah personel TNI bersama warga bekerja bergotong Royong membangun Jembatan Garuda di dusun waluhombo desa Kebonagung kecamatan sawahan,Sabtu (01/8/2026).

Bati Bakti TNI – mengatakan bahwa sekitar 5 Desa kini sudah mulai di bangun jembatan penghubung dengan mobilitas yang lebih baik sebagai bagian dari Program Jembatan Garuda di wilayah kecamatan Sawahan.

“Hingga saat ini program Jembatan Garuda telah menghubungkan dari dusun ke desa, dengan penduduk penerima manfaat mencapai 200 jiwa,” kata Sertu Suyadi.

Tidak hanya itu, Program Jembatan Garuda juga turut mempermudah akses menuju sekolah dan fasilitas kesehatan serta menghubungkan fasilitas ekonomi seperti pasar.

“Secara rata-rata waktu tempuh masyarakat pada titik-titik yang telah tersambung jembatan berkurang antara 45 hingga 50 menit,” kata Kopka Suwondo menambahkan.

Dia mengatakan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Perbaikan jembatan garuda tidak hanya menyasar wilayah2 yg sering terkena bencana tapi juga di wilayah dengan ketimpangan infrastruktur yang menyebabkan terhambatnya mobilitas masyarakat.

Dia menyoroti bahwa dengan pembangunan jembatan tersebut, anak-anak sekolah tidak perlu lagi menyeberangi sungai atau menggunakan sarana penyeberangan yang tidak aman.Hal itu menekan secara signifikan risiko kecelakaan dalam perjalanan ke sekolah dan mendukung mobilitas guru dan siswa terutama saat musim hujan.

Tidak hanya itu, keberadaan jembatan juga memastikan ambulans kini dapat masuk ke desa yang sebelumnya terisolasi dan juga membantu para petani menjual hasil pertaniannya ke wilayah lain dengan lebih cepat.

“Akses layanan pemerintah juga menjadi lebih cepat di mana masyarakat kini lebih mudah menjangkau kantor desa, kecamatan, dan pusat pelayanan publik sementara distribusi logistik pemerintah maupun penyaluran bantuan darurat dapat dilakukan lebih cepat ke wilayah terpencil,”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *