Nganjuk – Progres pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang berada di Desa Jatirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Memasuki tahap pemasangan konstruksi rangka baja jembatan, Babinsa Desa Jatirejo Koramil 0810/15 Rejoso bersama warga masyarakat masih terus bergotong royong untuk mempercepat penyelesaian pembangunan infrastruktur yang sangat dinantikan masyarakat tersebut.
Jembatan Perintis Garuda merupakan program pembangunan yang terinspirasi dari inisiasi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan guna membuka akses wilayah yang masih terbatas. Program ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pembangunan sarana transportasi yang memadai.
Keberadaan jembatan ini nantinya akan sangat membantu masyarakat, khususnya para petani dalam mengangkut hasil pertanian, mempermudah akses pendidikan bagi pelajar, memperlancar pelayanan kesehatan, serta mendukung berbagai aktivitas sosial dan ekonomi warga di wilayah Desa Jatirejo dan sekitarnya.
Dalam pelaksanaan pekerjaan, tampak anggota TNI bersama masyarakat bahu-membahu melakukan pemasangan rangka baja jembatan yang menjadi bagian utama konstruksi penghubung antarwilayah tersebut. Semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi modal utama dalam mempercepat proses pembangunan agar segera dapat dimanfaatkan masyarakat.
Babinsa Desa Jatirejo, Serka Reboanto, mengatakan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan jembatan merupakan bentuk dukungan terhadap pembangunan wilayah sekaligus implementasi kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Kami bersama masyarakat terus bekerja secara gotong royong agar pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini dapat selesai sesuai target. Kehadiran jembatan ini nantinya akan sangat membantu mobilitas masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat karena selama ini akses penghubung masih terbatas, terutama saat musim penghujan yang sering menghambat aktivitas warga.
Sementara itu, Danramil 0810/15 Rejoso Kapten Arm Winarto menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur pedesaan.
“Kami berharap dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, pembangunan jembatan ini dapat segera selesai sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat. Infrastruktur yang baik akan menjadi pendorong peningkatan perekonomian dan kesejahteraan warga,” jelasnya.
Di tempat terpisah, Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan memberikan apresiasi atas dedikasi Babinsa dan partisipasi aktif masyarakat yang terus mendukung pembangunan Jembatan Perintis Garuda.
“Pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan wujud nyata sinergi antara TNI dan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan wilayah. Infrastruktur yang memadai akan membuka akses ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat. Saya mengapresiasi semangat gotong royong yang terus ditunjukkan warga bersama Babinsa di lapangan,” tegas Dandim.
Lebih lanjut, Letkol Arh M. Taufan menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda sejalan dengan program pembangunan nasional yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto untuk memperkuat konektivitas hingga ke wilayah pedesaan.
“Jembatan Perintis Garuda ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat pedesaan. Dengan akses yang lebih baik, distribusi hasil pertanian akan semakin lancar, pelayanan kesehatan lebih mudah dijangkau, serta aktivitas pendidikan dan perekonomian masyarakat dapat berkembang lebih optimal,” tambahnya.
Dengan progres pembangunan yang terus berjalan dan dukungan seluruh elemen masyarakat, Jembatan Perintis Garuda di Desa Jatirejo diharapkan segera rampung dan menjadi salah satu infrastruktur strategis yang mampu meningkatkan konektivitas, mempercepat pembangunan wilayah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Rejoso dan sekitarnya. Semangat gotong royong yang ditunjukkan TNI dan masyarakat menjadi bukti bahwa kebersamaan adalah kunci utama keberhasilan pembangunan demi kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat.













