Berita  

TNI-POLRI KAWAL KEGIATAN TES AYAM JAGO CALON WARGA PSHT RANTING WILANGAN, WUJUD SINERGITAS CIPTAKAN KAMTIBMAS KONDUSIF

Nganjuk – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif, personel TNI dan Polri melaksanakan pengamanan kegiatan tes dan pengecekan ayam jago calon warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Wilangan, Cabang Nganjuk Pusat Madiun, yang berlangsung di SDN 3 Wilangan, Dusun Tampang, Desa Wilangan, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, Rabu (10/06/2026).

Kegiatan tersebut merupakan salah satu tahapan dan syarat yang harus dipenuhi oleh calon warga PSHT sebelum mengikuti proses pengesahan sebagai warga baru tingkat I tahun anggaran 2026.

Sebanyak 99 calon warga PSHT mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari 65 peserta laki-laki dan 34 peserta perempuan yang berasal dari enam rayon atau unit latihan yang berada di wilayah Ranting Wilangan. Kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua PSHT Ranting Wilangan, Anang Trianto, S.H., dan berlangsung dengan tertib serta penuh semangat kekeluargaan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PSHT Cabang Nganjuk Drs. H. Gondo Hariono, M.Si., Dewan Penasehat PSHT Cabang Nganjuk sekaligus Ketua Harian IPSI Kabupaten Nganjuk Drs. H. Harsono, M.M., serta tim penguji yang dipimpin oleh Nurhusen selaku Warga Tingkat II PSHT Cabang Nganjuk.

Selain unsur internal organisasi, kegiatan juga mendapat pengamanan dan pemantauan dari aparat keamanan yang terdiri dari Kanit Intel Polsek Wilangan Aiptu Badik beserta anggota, Bhabinkamtibmas Desa Wilangan Aiptu Imam, serta Babinsa Koramil 0810/17 Wilangan Kopka Sugeng.

Rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 13.00 WIB dengan kedatangan para peserta dari masing-masing rayon untuk melaksanakan registrasi dan absensi. Selanjutnya pada pukul 13.30 WIB dilaksanakan proses pemeriksaan dan tes ayam jago oleh tim penguji. Kegiatan berlangsung hingga pukul 15.45 WIB dan diakhiri dengan pengarahan kepada seluruh peserta untuk kembali ke rayon masing-masing. Seluruh rangkaian kegiatan selesai pada pukul 16.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

Babinsa Koramil 0810/17 Wilangan Kopka Sugeng mengatakan bahwa kehadiran TNI di tengah kegiatan masyarakat merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk sinergitas bersama Polri dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, kehadiran aparat keamanan juga bertujuan memberikan rasa aman kepada seluruh peserta dan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Menurutnya, koordinasi yang baik antara panitia penyelenggara, aparat keamanan, dan seluruh peserta menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran kegiatan sehingga tidak menimbulkan gangguan keamanan maupun ketertiban masyarakat.

Sementara itu, pihak panitia mengapresiasi dukungan dan pengamanan yang diberikan oleh TNI-Polri sehingga seluruh tahapan kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Kehadiran aparat keamanan dinilai mampu memberikan rasa nyaman sekaligus mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Danramil 0810/17 Wilangan menyampaikan bahwa sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat harus terus dijaga guna menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

“Setiap kegiatan masyarakat yang melibatkan banyak peserta perlu mendapat perhatian bersama agar pelaksanaannya berjalan lancar. Kehadiran Babinsa merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus upaya menjaga stabilitas keamanan wilayah,” jelasnya.

Di tempat terpisah, Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama kegiatan berlangsung.

“Kami mengapresiasi sinergitas yang telah terjalin dengan baik antara TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen organisasi kemasyarakatan yang ada di Kabupaten Nganjuk. Pengamanan kegiatan masyarakat merupakan bagian dari komitmen bersama dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif,” ungkap Letkol Arh M. Taufan.

Lebih lanjut Dandim menegaskan bahwa TNI AD melalui jajaran Kodim 0810/Nganjuk akan terus mendukung setiap kegiatan masyarakat yang bersifat positif dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan profesional.

“Kami berharap seluruh organisasi kemasyarakatan maupun perguruan pencak silat dapat terus menjaga persatuan, menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban wilayah. Dengan demikian, Kabupaten Nganjuk akan tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan kondusif bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.

Melalui pengamanan yang dilakukan secara terpadu oleh TNI dan Polri, kegiatan tes ayam jago calon warga PSHT Ranting Wilangan tahun 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Hal ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa sinergitas seluruh komponen masyarakat mampu menciptakan suasana yang harmonis serta mendukung terwujudnya stabilitas keamanan wilayah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *