Berita  

Babinsa Koramil 0810/03 Loceret Laksanakan Pengamanan Perayaan Kenaikan Yesus Kristus di Gereja Santo Petrus

Loceret – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah, Babinsa Koramil 0810/03 Loceret Kodim 0810/Nganjuk, Sertu Nur Aji, melaksanakan pengamanan kegiatan perayaan Kenaikan Yesus Kristus di Gereja Katholik (Stasi) Santo Petrus Desa Loceret, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Kamis (15/05/2026).

Kegiatan ibadah yang mengusung tema “Kebangkitan Kristus Memperbarui Ciptaannya” tersebut diikuti sekitar 50 orang jemaat dan dipimpin oleh pengurus gereja dengan penanggung jawab kegiatan Bapak Agustinus Fajar BM selaku Ketua Stasi Santo Petrus Loceret.

Pengamanan yang dilakukan Babinsa bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan dengan aman, tertib, lancar dan penuh khidmat. Selain melakukan pengamanan, Babinsa juga melaksanakan komunikasi sosial dengan pengurus gereja dan warga sekitar guna mempererat hubungan silaturahmi serta menjaga kerukunan antar umat beragama di wilayah binaan.

Sertu Nur Aji mengatakan bahwa kehadiran aparat kewilayahan dalam kegiatan keagamaan merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap keamanan dan kenyamanan masyarakat.

“Sebagai Babinsa kami selalu hadir di tengah masyarakat dalam setiap kegiatan, termasuk kegiatan keagamaan, guna memberikan rasa aman dan menciptakan situasi wilayah yang kondusif. Kerukunan antar umat beragama harus terus dijaga sebagai bentuk persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T., menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam pengamanan kegiatan ibadah merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk komitmen TNI AD dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah.

“Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat serta mampu menjadi solusi dalam setiap kegiatan di wilayah binaannya. Kehadiran Babinsa dalam pengamanan ibadah ini merupakan bentuk nyata bahwa TNI selalu mendukung terciptanya toleransi, kerukunan umat beragama, serta menjaga situasi wilayah tetap aman dan kondusif,” tegas Dandim.

Beliau juga menambahkan bahwa sinergitas antara TNI, Polri, tokoh agama, dan masyarakat sangat penting dalam menjaga persatuan dan menciptakan suasana damai di tengah kehidupan bermasyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan penuh kekeluargaan. Para jemaat pun menyampaikan apresiasi atas kehadiran aparat TNI yang turut membantu menjaga keamanan selama pelaksanaan ibadah berlangsung.

Exit mobile version